image3

welcome to my blog|hope be useful

Lebih Bagus Fixed Spread atau Floating Spread ?

Hai!, Berikut adalah Penjelasan Lebih Bagus mana Fixed Spread atau Floating Spread :


Keduanya memiliki Kelebihan dan Kekurangan masing-masing yang harus disesuaikan kembali dengan Gaya Bermain.

Mulai dengan Definisi secara Singkat :
  • Fixed Spread : adalah Spread yang besarannya tidak terpengaruh oleh kondisi pasar. nilainya besarannya akan tetap sama, baik saat pembukaan pasar, dampak berita penting, pasar sepi, dsb.
  • Sedangkan Floating Spread : adalah Spread yang dapat berubah menyesuaikan Kondisi Pergerakan Pasar.

Kelebihan Fixed Spread ini adalah :
  • Trading menjadi lebih tenang tanpa perlu mengkhawatirkan terjadinya Spread melebar
  • Terhindar dari Spread liar
  • Perhitungan Potensi Profit ataupun Loss akan lebih terukur karena sudah mengetahui besaran Spread secara pasti.

Sedangkan Kekurangan Fixed Spread adalah :
  • Besaran lebih tinggi dibandingkan rata-rata besaran Floating Spread. jika Spread minimal EUR/USD adalah 1 Pips, Fixed Spread  bisa mencapai hingga 3 Pips atau lebih.
  • Eksekusi Order tidak secepat pada Floating spread, serta rawan terkena Requote.

Nah untuk Kelebihan Floating Spread :
  • Nilai Spread bisa sangat rendah, mulai dari 1 atau bahkan 0, sekian Pips, tergantung Pair dan Broker terkait.

Dan untuk Kekurangan Floating Spread :
  • Besaran Spread di sesi pasar yang tenang akan lebih kecil dibandingkan Fixed Spread. namun tidak menutup kemungkinan dapat melebar di angka yang tidak bisa diperkirakan, tepatnya ketika terjadi lonjakan harga, Spread dapat melebar bahkan di tingkat yang mengejutkan pada jam pembukaan Pasar, atau saat berita Fundamental banyak dirilis.

Jadi pada intinya, dengan gaya trading tiap trader yang berbeda-beda. jelas tidak bisa dikatakan secara pasti mana lebih baik Fixed Spread atau Floating Spread.

Pemilihan jenis Spread harus disesuaikan dengan cara dan target trading yang digunakan trader. contoh, jika menggunakan gaya bermain dengan mengandalkan pergerakan singkat atau analisa timeframe kecil, maka biasanya trader akan lebih memilih floating spread karena nilai awal yang lebih rendah. sebaliknya jika memiliki gaya bermain dengan analisa timeframe besar, maka trader akan memilih Fixed Spread untuk kondisi dan hasil trading yang lebih stabil.

Kekurangan Floating Spread dapat dihindari dengan menahan diri untuk tidak membuka posisi saat volatilitas pasar sedang tidak menentu, dan untuk Fixed Spread bisa diantisipasi dengan memilih Broker yang memiliki Fixed Spread rendah.

Spread pada pair EUR/USD bisa anda jadikan ukuran dalam menentukan kebijakan Broker menentukan rentang minimal Spread yang diberlakukan

Semoga Bermanfaat, Happy Trading & Good Luck!

TAGS : Forex Trading

Share :

Blog ini tidak menyediakan URL / Link Download segala jenis Konten yang Bersifat Ilegal, seperti Crack, Patch, Serial Number, dan Sejenisnya.

PROFIT KONSISTEN DENGAN ROBOT TERBAIK :

FREE Trial Forex EA Trader
Forex Trend Detector
Dynamic Pro Scalper
Forex Diamond EA - Robot Forex Terbaik
WallStreet Forex Robot 2.0 Evolution
Volatility Factor 2.0

CONVERSATION