image3

welcome to my blog|hope be useful

Acuan memilih Broker Forex berdasarkan Kriteria

Dengan semakin tingginya persaingan antar Broker dari waktu ke waktu di seluruh dunia, tentunya akan semakin sengit juga persaingan satu sama lain dalam hal menawarkan fitur dan promo untuk menarik perhatian para Trader.




Memilih Broker ini bukanlah hal yang mudah untuk para Trader, baik oleh Trader pemula maupun yang sudah berpengalaman.

Sangat penting untuk memperhatikan berbagai faktor sebelum memutuskan pilihan Broker, terutama bagian regulasi dan pemberlakuan Broker, yang tentunya disesuaikan kembali dengan gaya trading anda.

Secara singkat, point atau hal utama yang perlu diperhatikan dalam memilih Broker adalah :

  1. Regulasi & Umur Broker.
  2. Platform yang didukung
  3. Kapitalisasi
  4. Broker atau Dealer ?
  5. Layanan Dukungan Komunikasi
  6. Proses Adminisrasi : Verifikasi, Deposit, Withdraw, dll.
  7. Jenis Akun yang disediakan.
  8. Besaran Spread, Leverage, dan Swap.
  9. Dan Kebijakan Batas Margin Call

Mari kita bahas, satu-persatu, pertama yaitu :

1. Regulasi & Umur Broker :


Perhatikan apakah Broker sudah teregulasi dengan benar, karena tidak cukup hanya status teregulasi. regulasi masing-masing negara tidaklah sama. Broker yang induk perusahaannya berada pada suatu wilayah negara, minimal harus memperoleh regulasi dari negara tersebut itu sendiri. dan harus jelas badan regulasi apa. dengan mengacu pada badan regulasi terpercaya yang telah memberikan regulasi pada broker-broker papan atas dunia.

Broker dengan Regulasi off-shore biasanya cenderung lebih longgar terhadap peraturan, sehingga kurang disarankan.

Badan Regulasi terpercaya masing-masing Negara adalah Sbb :

    • Indonesia : Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi)
    • Amerika Serikat :
      • CFTC (Commodities and Futures Trading Commission)
      • NFA (National Futures Association)
      • FINRA (Financial Industry Regulatory Authority)
    • Inggris : FCA (Financial Conduct Authority)
    • Jerman: FFSA (Federal Financial Supervisory Authority)
    • Australia : ASIC (Australian Securities and Investment Commission) 
    • Jepang : FSA (Financial Services Agency)
    • Swiss : FINMA (Swiss Financial Market Supervisory Authority)
    • Hong Kong : FSC (Securities and Futures Commission)
    • Singapura : MAS (Monetary Authority of Singapore)
    • Belize : IFSC (International Financial Services Commission)
    • British Virgin Island (BVI) : FSC (Financial Services Commission)
    • St Vincent and the Grenadinesl (SVG) : FSA (Financial Service Authority)
    • Seychelles : FSA (Financial Services Agency)
    • New Zealand :
      • FMA (Financial Market Authority)
      • FSPR (Financial Service Providers Register)
      • FSCL (Financial Services Complaints Ltd)
    • Dubai : DFSA (Dubai Financial Service Agency)
    • Cyprus : CySec (Cyprus Securities and Exchange Commission)
    • Italia : CONSOB (Commissione Nazionale per le Societ e la Borsa)
    • Irlandia : CBI (Central Bank of Ireland)
    • Perancis : AMF (Autorite des marches financiers)

Reputasi dari Badan-Badan Regulasi diatas telah diakui dunia dan telah beberapa kali melaksanakan sanksi dengan tegas terhadap broker-broker yang melanggar ketentuan. antara lain dengan sanksi denda hingga jutaan US dollar.

Trader harus berhati-hati terhadap Broker yang tidak teregulasi dengan benar, karena segala aktivitas broker diluar badan regulasi diatas tidak ada yang tyang menjamin untuk pengawasannya.

Selain itu, Trader juga harus bisa membedakan antara ijin pendirian perusahaan saja dengan ijin sebagai perusahaan pialang. Perusahaan sekuritas atau forex yang benar harus memperoleh ijin sebagai perusahaan pialang dari badan regulasi yang berwenang.

Umur Broker setidaknya sudah melewati 3 Tahun sejak didirikan dan banyak digunakan oleh Trader Indonesia.


2. Kemudian adalah Platform Trading :

Jika Broker menyediakan Platform khusus diluar Metatrader, pastikan platform tersebut stabil dan tidak sering crash atau bermasalah. Broker yang mendukung penggunaan Metatrader lebih disarankan.


3. Selanjutnya, Kapitalisasi (Permodalan) :

 

Semakin besar pemodalan, maka seharusnya cendrung akan semakin kompetitif harga yang diberikan untuk para trader. karena kredit yang diberikan oleh providernya tentu semakin besar juga. bagi broker, kapitalisasi ini adalah dana yang dijaminkan sesuai peraturan badan regulasi terkait. ada jumlah minimum yang diwajibkan. sehingga semakin besar kapitalisasi,  maka akan semakin kuatlah broker tersebut.

Di Amerika Serikat, modal minimum yang diwajibkan pada awal tahun 2009 adalah antara $10.000.000  s/d $20.000.000 . jumlah tersebut akan terus meningkat sejalan dengan semakin tumbuhnya bisnis trading forex di dunia. jika broker tidak pernah mengumumkan struktur kapitalisasi-nya, maka trader harus waspada akan kemungkinan tidak bertahannya broker tersebut.


4. Setelah itu. memastikan Broker Atau Dealer ? :


Trading Forex adalah Over The Counter (OTC) market yang tidak terpusat pada suatu lokasi tertentu seperti halnya bursa saham.

Dimana Perdagangan Forex terjadi dalam bentuk kontrak antara dua pihak. jadi mengenali karakteristik dan perbedaan antara Broker dan Dealer ini sangatlah penting, karena cara kerjanya yang tentu berbeda.

DEALER :
  • Melayani  klien atau trader yang melakukan trading dengan jumlah dana yang besar, sedangkan Broker bisa melayani trader dengan dana yang relatif kecil dari ukuran dealer.
  • Yang termasuk dalam kategori ini adalah bank-bank besar dan perusahaan investasi besar yang telah teregulasi sebagai perusahaan pialang untuk forex, saham atau jenis investasi lainnya. Perusahaan ini dikategorikan sebagai Futures Commission Merchant atau FCM. disebut Dealer karena memiliki Dealing Desk atau meja untuk melakukan deal harga beli atau harga jual dengan para klien-nya.
  • Dealing Desk adalah metode trading tradisional yang dahulu digunakan oleh bank dan institusi keuangan, namun pada dasarnya dealer menciptakan pasar dari para klien atau nasabahnya sendiri, oleh karena itu disebut juga sebagai Market Maker. 
  • Dalam memberikan harga beli atau harga jual kepada para klien, Dealer mempunyai patokan yang tidak jauh berbeda dengan harga pasar yang sedang terjadi. mereka bisa menggunakan spread tetap maupun dynamic (berubah-ubah menyesuaikan tinggi rendahnya likuiditas yang terjadi)
  • Antar masing-masing Dealer akan saling berhubungan satu sama lain guna memanage posisi trading para klien serta resiko. maka dari itu Dealer ini sering melempar order-order klien ke Dealer lain yang lebih besar.
  • Keuntungan jelas atau tetap yang diperoleh Dealer adalah dari besarnya spread, swap, dan jasa layanan lainnya, sedangkan untuk keuntungan besar diperoleh dari kemampuannya Dealer dalam memanage resiko.

BROKER :

  • Merupakan perantara antara trader dengan dealer, dalam hal ini broker akan meneruskan semua order trader ke dealer melalui sistem komputer tanpa intervensi Dealing Desk.
  • Semua order klien yang diteruskan ke Dealing Desk tersebut akan segera dieksekusi oleh pihak Dealer. teknologi ini disebut Straight Through Processing (STP).
  • Keuntungan yang diperoleh Broker bisa dari besarnya spread yang ditawarkan dan jasa layanan trading lainnya.
  • Tetapi seiring dengan persaingan antar broker untuk mendapatkan klien dari trader retail yang jumlahnya semakin banyak, broker tidak lagi mengambil keuntungan dari besarnya spread, melainkan commission fee dari pihak dealer, yaitu berdasarkan jumlah transaksi yang mengalir ke Dealing Desk selama periode waktu tertentu. oleh karena itu kini banyak broker sangat aktif dan gencar menawarkan berbagai layanan guna menarik perhatian trader.
  • Broker ECN adalah modifikasi dari broker biasa, yang akhir-akhir ini semakin banyak kita temukan. Broker jenis ini bertindak sebagai broker antar Dealer dan Trader yang juga bisa berpartisipasi. dalam hal ini broker jenis ECN bekerja dengan mempertemukan penjual dan pembeli secara nyata (Online Real Time)
  • Besarnya spread ditentukan berdasarkan perbedaan penawaran yang terbaik dari harga jual dan harga beli. Broker jenis ECN ini memperoleh keuntungan dari biaya per transaksi yang dibebankan ke para trader. pada bagian ini, ditampilkan volume dari masing-masing penawaran harga jual dan penawaran harga beli, sehingga bisa diketahui likuiditas pasangan mata uang yang diperdagangkan pada broker ECN tersebut.

5. Kemudian lanjut pada Dukungan Layanan Komunikasi :


Sebaiknya pilihlah Broker yang bisa memberikan layanan dukungan setiap waktu dan menyediakan bahasa indonesia. seperti misalnya XM, FBS, Exness, JustForex, dll.

Broker yang telah go-international terlihat dari kemampuannya dalam hal ini. dimana layanan yang disediakan tidak hanya pada lokasi trading anda saja , tetapi juga meliputi lokasi negara-negara lain yang waktu tradingnya tentu berbeda. serta dengan dukungan berbagai bahasa.

Perhatikan media yang digunakan untuk Broker memberikan layanan komunikasi, apakah menggunakan e-mail, live chat, atau bisa menelepon langsung. Broker yang bisa dipercaya biasanya tidak akan membedakan tingkat layanan antara calon klien yang masih menggunakan akun demo dan klien terdaftar yang sudah melakukan trading dengan akun real.


6. Proses Adminisrasi (Verifikasi, Deposit, Withdraw, dll) :

 

Dalam hal ini, perhatikan dengan teliti pemberlakuan dan aturan yang diterapkan oleh Broker, usahakan untuk memilih Broker yang menyediakan layanan Deposit serta Withdraw melalui Transfer Bank Lokal.

Sebagian Broker yang tidak menyediakan Transfer Bank Lokal akan mengharuskan anda melakukan Deposit dan Withdraw melalui Credit Card atau melalui perantara Pihak ketiga seperti Paypal, Skrill, Netteler, dll. dimana hal ini tentu dapat menimbulkan biaya tambahan dan melibatkan pihak ketiga jika terjadi masalah.

Sekalipun sudah memilih Broker yang menyediakan layanan Deposit serta Withdraw melalui Transfer Bank Lokal. tidak sembarangan bisa melakukan proses dengan akun bank yang berbeda. biasanya Withdraw hanya bisa dilakukan ke akun bank yang digunakan saat melakukan Deposit. dan usahakan juga untuk tidak melakukan Deposit menggunakan akun bank yang bukan atas nama anda sendiri. karena broker biasanya akan melakukan pemeriksaan kecocokan nama pada akun bank dengan nama pada identitas yang digunakan saat melakukan verifikasi akun.

Saran saya, sebelum melakukan Deposit pastikan akun sudah terverifikasi terlebih dahulu, agar tidak menjadi masalah saat akan melakukan Withdraw.

7. Kemudian Jenis Akun yang disediakan :

 

Broker pada umumnya akan menawarkan dua atau lebih jenis akun sesuai kemampuan minimum deposit dan faktor lainnya. 
Secara umum, pengistilihan jenis akun adalah Akun Standard, Micro, Mini, Cent, dsb.

Perhatikan Besaran minimum lot order pada masing-masing jenis akun, dan sesuaikan dengan kemampuan dana trading anda. akun tidak hanya bisa dibuat dalam 1 jenis. selanjutnya anda bisa membuat akun baru dengan jenis yang mungkin lebih ditingkatkan tanpa merubah akun yang sudah pernah dibuat.

Jika masih baru memulai dengan akun real dan melakukan Trading dengan modal kecil, pilihlah Broker yang menyediakan akun dengan minimal deposit $20 s/d $50. atau jika masih tergolong besar, silahkan pilih Broker yang menyediakan akun dengan minimal deposit $20 kebawah atau tanpa minimal deposit. seperti FBS, XM, Exness, JustForex, dll. Pilihan Broker lainnya bisa anda lihat DISINI.

Kemudian Perhatikan juga Besaran Spread, Leverage, dan Swap.
  • Spread adalah selisih antara Bid (Harga Jual) dan Ask (Harga Beli), makin kecil Spread maka akan lebih baik, Penjelasan lebih detail apa itu Spread silahkan baca DISINI.
  • Sedangkan Leverage adalah Fasilitas Broker untuk memberikan Daya Ungkit Kekuatan Modal Trader, cocok untuk anda yang baru memulai dengan modal kecil, Contoh : jika Anda membuka Akun dengan Pilihan Leverage 1:1000, berarti hanya dengan menyediakan modal sebesar $1, Anda sudah bisa menggerakkan dana sebesar $1000 Dolar. Penjelasan lebih detail apa itu Leverage, silahkan baca DISINI.
  • Swap adalah Biaya tambahan untuk posisi order yang menginap yang dihitung per/hari setelah melewati waktu penutupan pasar. yang dihitung berdasarkan jumlah volume lot (bukan dari nominal modal), saat ini banyak broker yang sudah menyediakan Fitur Swap Free.

9. Terakhir yaitu Kebijakan Batas Margin Call :


Margin Call ini adalah suatu kondisi dimana equitas atau kondisi modal real setelah dikurangi loss yang sedang terjadi berada di bawah batas minimum margin yang ditetapkan oleh broker. posisi akan tertutup secara otomatis jika menyentuh margin call level dan equitas habis.

Sekian, Semoga Bermanfaat, Happy Trading & Good Luck!

TAGS : Broker Forex Forex Tips Trading Trading

Share :

Blog ini tidak menyediakan URL / Link Download segala jenis Konten yang Bersifat Ilegal, seperti Crack, Patch, Serial Number, dan Sejenisnya.

PROFIT KONSISTEN DENGAN ROBOT TERBAIK :

FREE Trial Forex EA Trader
Forex Trend Detector
Dynamic Pro Scalper
Forex Diamond EA - Robot Forex Terbaik
WallStreet Forex Robot 2.0 Evolution
Volatility Factor 2.0

CONVERSATION