Trading dengan Broker Terbaik

Blog dapat menampilkan iklan secara random, abaikan jika melihat iklan Binary Options seperti Binomo dan sejenisnya.

3 Hal Penting dalam menentukan Posisi Stop Loss

Trading tanpa menggunakan Stop Loss merupakan kesalahan yang sangat Fatal. ibarat menggunakan Kendaraan tanpa Rem. Baca Juga : Pentingnya Stop Loss
Seringkali Stop Loss ini diabaikan, dimana ini jelas-jelas ini adalah bagian yang sangat penting dan wajib diperhitungkan SEBELUM membuka posisi. tidak tahu bagaimana menentukan posisi Stop Loss, sama dengan seperti berkendara dan tidak tau cara menggunakan rem. 

Berikut ini adalah 3 Hal Penting yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan Stop Loss :

1. Gunakan TimeFrame Besar : Gunakan TimeFrame besar untuk mengetahui secara Valid Trend dan Level High-Low yang sedang terjadi, agar penempatan Level Stop Loss setidaknya mengacu pada Trend atau Level High & Low yang terjadi pada jangka panjang untuk menghindari spike / loncatan pergerakan harga sementara.

2. Jangan berdasarkan Nominal : Tidak disarankan untuk menentukan Stop Loss berdasarkan berapa batas kerugian yang siap diterima secara nominal, perhatikan pergerakan yang sedang terjadi agar posisi Stop Loss setidaknya  masuk akal sesuai kondisi Pergerakan Pasar.

Seperti misalnya jika menentukan batas Resiko sebesar $100, seringkali cara  seperti ini malah akan memaksa penempatan Stop Loss di tempat yang tidak seharusnya karena mengacu pada besaran nominal batas kerugian.

Jika memang lebih nyaman menerapkan batas kerugian dalam nominal seperti itu, lebih baik gunakan pending order pada posisi yang bisa menyesuaikan batas kerugian. Baca : 4 Jenis Pending Order atau Perencanaan Posisi pada Forex

Jika kondisi Level Support atau Resistance sedang tidak jelas, anda bisa menggunakan bantuan Indikator ATR untuk membaca Level High & Low, sehingga posisi Stop Loss bisa diletakkan secara masuk akal pada sekitaran Level High & Low.

3. Perhatikan Spread :

Bagian ini memang sedikit akan lebih abu-abu, khususnya jika dibayangi dengan pelebaran Spread. apalagi jika mengingat kasus Stop Loss Hunter, Baca : Apakah Stop Loss Hunter itu Benar Ada ?

Namun masih sama dengan perumpamaan seperti berkendara, kita tidak akan pernah bisa menghindari hal yang tidak diinginkan saat berkendara. namun setidaknya akan lebih bijak jika selalu tetap melakukan antisipasi.

Adapun Indikator selain ATR yang juga bisa digunakan untuk membantu menentukan Posisi Stop Loss adalah Indikator Parabolic SAR & Fibonacci.

Semoga Bermanfaat, Happy Trading & Good Luck!

Published at April 2019
Tags : Finance Forex Trading

CONVERSATION