informasi investasi, informasi saham, informasi forex, informasi kripto, informasi saham hari ini, informasi forex hari ini, informasi kripto hari ini, fundamental saham, fundamental forex, fundamental kripto, berita investasi, berita saham, berita forex, berita kripto, berita saham hari ini, berita forex hari ini, berita kripto hari ini, artikel investasi, artikel saham, artikel forex, artikel kripto, prediksi saham, prediksi forex, prediksi kripto, analisa saham, analisa forex, analisa kripto, trading saham, trading forex, trading kripto, belajar trading saham, belajar trading forex, belajar trading kripto, panduan trading saham, panduan trading forex, panduan trading kripto, tips trading saham, tips trading forex, tips trading kripto.
image3

Tingkat Akurasi Pola Double Top & Double Bottom

Published at November 2019
Content Category : Forex
Cara Daftar Akun Indodax

Salah satu pola pergerakan harga yang sering terjadi, yang cukup membuktikan bahwa pola pergerakan harga pasar bisa berulang dan tidak selalu acak.



Pola ini menggambarkan Sentimen pelaku pasar terhadap kisaran level. dimana buyer mencari titik rendah untuk mulai membeli, atau sebaliknya Seller yang menunggu titik tertinggi untuk menjual.

Terdengar mudah ? tidak pada Prakteknya.

Seperti Contoh pada Gambar diatas, bagaimana pola Double Top membentuk dua puncak dengan ketinggian yang hampir sama. seperti huruf M yang mengartikan pasar sudah berusaha untuk mendorong harga naik, namun ternyata berulang kali tertahan pada level harga tertinggi, diikuti dengan harga turun kembali dari puncak tersebut.

Sebaliknya pola Double Bottom menggambarkan upaya Seller untuk menekan harga, namun berulang kali juga mendapatkan pertahanan kuat pada level harga terendahnya. jadi harga terlihat membentuk kembali lembah di kisaran harga tersebut, seperti huruf W.

Kedua Pola ini memiliki Akurasi yang cukup dipertimbangkan saat terjadi pada Timeframe besar.

Tidak asal Sell pada Double Top atau Buy pada Double Bottom ya, ada beberapa Faktor yang penting untuk dijadikan Konfirmasi pada Pola ini untuk kapan seharusnya melakukan Eksekusi Order.

Untuk Pola Double Top, Eksekusi Sell memiliki tingkat Akurasi tinggi dan layak dilakukan apabila sudah terjadi penutupan Candle dibawah Neckline Double Top, dengan membatasi Resiko atau Stop Loss diatas High Level. contoh seperti Gambar dibawah ini :

 

Sebaliknya untuk Pola Double Bottom, Eksekusi Buy memiliki tingkat Akurasi tinggi dan layak dilakukan apabila sudah terjadi penutupan Candle diatas Neckline Double Bottom, dengan membatasi Resiko atau Stop Loss dibawah Low Level, contoh seperti Gambar dibawah ini :


Semoga Bermanfaat, Happy Trading & Good Luck!



Bagikan :

CONVERSATION