-->

Abaikan Jika Melihat Iklan Binary Options (Opsi Biner) pada Situs ini, Baca : Perbedaan Forex dengan Binary Options

Daftar Akun XM
image3

Trading Forex Modal Kecil ? Coba Terapkan Teknik ini.

Daftar Akun Exness

Berhenti menggunakan teknik ini apabila tidak berhasil profit dalam 2-3 hari



Teknik ini adalah Teknik Scalping, harap diperhatikan bahwa tidak semua trader cocok menggunakan teknik ini, jadi utamakan kenyamanan anda sendiri. apapun teknik yang digunakan, intinya seharusnya anda nyaman dalam menerapkan serta mempu mengembangkan modal layaknya sebuah bisnis.

Mungkin sudah pernah baca atau dengar saran seperti ini ? : mending nanti aja sekalian dengan balance $1000 keatas, daripada kecil-kecil dan loss terus, kalau ditotal kan jadi banyak. ada benarnya, saya sendiri setuju.  namun untuk kasus tertentu, kan harus ada solusi untuk perihal ini, karena tidak sedikit trader yang memulai trading dengan modal kecil.

Semua akan kembali pada cara atau gaya trading yang digunakan, mengerti betul apa itu forex dan apa tujuannya terjun ke dalam forex. Cepat Kaya ? urungkan deh niat anda. lebih baik fokus bisnis yang sudah anda kuasai saja.

Jika Anda yang benar-benar belum mengerti Forex sama sekali, silahkan baca dan pahami dulu :


Jika sudah paham mari kembali pada Fokus Artikel ini, memulai dengan $50 bisa ? Bisa!, lebih kecilpun bisa misalnya $20 atau $30, nominal balance ini hanya tentang kekuatan Balance terkait jumlah posisi dalam penerapan. percuma modal lebih besar jika anda belum bisa mengontrol emosi dan tidak tenang dalam memonitoring banyak posisi dalam satu waktu.

Peluang  Profit berapa ? Realistis saja sekitar $10 s/d $20 perhari, syukur kalau bisa lebih.

Terus Resiko Lossnya berapa ? 100% semua balance bisa ludes, namun setidaknya, teknik ini sudah saya uji sendiri dalam jangka waktu yang cukup panjang, bahkan kadang masih saya terapkan jika memiliki waktu buat mantengin chart. kalau beresiko seperti ini kenapa dishare  dan dianggap solusi ?, tidak ada teknik trading yang zero risk. semua teknik memiliki peluang profit dan risk yang berbanding lurus.

  • Teknik ini membutuhkan waktu untuk berada didepan monitor 3 s/d 4 jam atau bahkan mungkin lebih.
  • Harus dilakukan dalam kondisi Tenang dan Fokus, jangan dilakukan secara bersamaan dengan kegiatan yang juga membutuhkan fokus.
  • Wajib menggunakan Perangkat Komputer atau Laptop dengan Koneksi Internet yang stabil, tidak cocok menggunakan HP / Tablet.

Trader yang menerapkan teknik ini disebut Scalper. sebuah teknik trading yang memanfaatkan pergerakan-pergerakan kecil yang sedang terjadi, maka tidak perlu setting TP (Target Profit) karena posisi akan segera ditutup ketika sudah running profit dalam nilai kecil sekalipun, yang tetap wajib adalah memasang SL (Stop Loss)

Diterapkan dengan membuka 3-4 posisi atau lebih dengan jumlah lot kecil menyesuaikan Prospek serta kemampuan balance untuk menghadapi Resiko. jadi sangat berbeda dengan Gaya Trading Hold seperti Day Trading atau Swing.

Teknik ini bisa dikatakan Liar, anda harus cekatan dalam mengambil keputusan untuk membuka dan menutup posisi dengan cepat, dimana bisa terjadi dalam hitungan menit bahkan juga detik. tidak ada istilah panik atau menyesal menutup posisi terlalu cepat, karena konsep teknik ini memang asal profit langsung sikat! dan selanjutnya cari peluang lain lagi, begitu terus sampai lemas

Untuk bagian Balance Management-nya, teknik ini dikaitkan dengan Teknik yang disebut Compounding, dimana teknik ini mencukupkan trading meraup keuntungan-keuntungan kecil secara continue.


Warning dalam melakukan Teknik ini adalah :

  • Hindari Pair yang menjelang News dengan impact besar untuk menghindari Votalitas tinggi yang bisa menghantam semua Stop Loss anda, jangan sampai profit-profit kecil yang dikumpulkan lenyap hanya karena pergerakan sementara akibat news ini. sekalipun tidak bisa diprediksi seperti itu, setidaknya ini adalah bagian menghindari resiko.
  • Usahakan memilih Pair dengan Spread yang kecil seperti USD/JPY, EUR/USD, GBP/USD dan Pair Mayor lainnya. sebenarnya dalam Scalping tidak masalah apapun Pairnya karena fokusnya adalah memanfaatkan pergerakan kecil yang terjadi.
  • Kontrol jumlah posisi dan Lot menyesuaikan kemampuan Balance, jangan membabi buta terjebak Leverage besar untuk membuka banyak posisi. dimana Resikonya anda bisa menghadapi Margin Call dan kehilangan semua Modal anda dalam satu waktu karena kecerobohan ini.
  • Disiplin dalam mengikuti Indikator dan Target Profit.
  • Usahakan memilih Broker yang memiliki Review Bagus atau banyak digunakan oleh Trader Indonesia seperti misalnya XM atau Exness.

Ini Teori saja atau langsung Praktek ?

Langsung Praktek!, Sekarang Persiapkan dulu Settingan Metatrader untuk mendukung Penerapan Teknik ini, seperti Memasang Indikator, Menjejerkan semua Chart pada Tab dan mengaktifkan One Click Trading.

  • Menjejerkan semua Chart pada Tab seperti contoh Gambar dibawah ini :
 


  • Jangan dijejerkan dulu, baca dulu kebawah.
  • Kemudian untuk One Click Trading : Klik Options pada Menu Diatas, klik Tab Trade, kemudian centang One Click Trading dan pilih Yes.

Untuk Indikator, cukup gunakan 2 Indikator saja, yaitu Indikator RSI (Relative Strength Index) dan MACD Histogram.

  • Indikator RSI sudah tersedia pada MT4, Klik Menu Insert kemudian Indicator dan cari RSI di Kategori Oscillators. setting RSI menggunakan Periode 12 (bawaan standar 14). dan level rubah menjadi 20-80 (bawaan 30-70), cara menggunakannya adalah memastikan level RSI telah memotong garis level 80 dari atas ke bawah untuk kasus overbought yang mengartikan peluang untuk melakukan entry sell dan sebaliknnya jika memotong garis level 20 dari bawah ke atas untuk kasus oversold adalah peluang untuk melukan entry buy, lebih rinci bisa baca : Memanfaatkan Kondisi Overbought dan Oversold
  • Nah kemudian untuk Indikator MACD Histogram, silahkan download DISINI, dan cara memasang silahkan baca : Cara Memasang Indikator Custom pada Metatrader 4, di bawaan metatrader belum ada ?, ada, tapi tidak selengkap MACD Histogram. cara menggunakannya hampir sama seperti RSI, yaitu memperhatikan level Overbought dan Oversold. MACD Histogram dan RSI akan saling mengkofirmasi, apabila keduanya bertentangan dalam memberikan sinyal entry, maka tahan diri untuk melakukan entry, sebaiknya tunggu hingga kedua indikator ini searah.

Setelah memasang indikator beserta settingannya, klik kanan pada chart dan klik Save Template, buat dengan nama Default. barulah jejerkan semua Chart Pair dengan semua settingan yang sama.

Settingan Indikator seharusnya seperti Gambar dibawah ini (tampilan chart sesuai selera masing-masing yang paling nyaman) :


Sudah Tersetting ?, mulai untuk eksekusi, saya menganggap saat ini anda memiliki Balance $50, silahkan mulai dengan mencari prospek dulu dengan melihat-lihat chart masing-masing pair, perhatikan trend yang sedang terjadi pada timeframe besar dulu misalnya H4, kemudian lihat lebih kecil lagi ke H1, M30 dan M15. cari Pair yang pergerakannya sedang berada pada Kondisi Overbought atau Oversold.

Setelah menemukan Pair-Pair dengan Indikator RSI dan MACD Histogram yang memberikan sinyal bahwa sedang terjadi kondisi Overbought hampir pada semua timeframe H1,M30 dan M15 (sudah memotong level 80), maka lakukan eksekusi Order Sell maksimal pada 4 Pair cukup dengan volume lot 0.01 saja (0.01 akun micro atau standar ya, bukan 0.01 akun cent), jumlah order dan lot terkait batas resiko terhadap besaran modal, sebaliknya jika Indikator RSI dan MACD Histogram memberikan sinyal bahwa sedang terjadi kondisi Oversold (sudah memotong level 30), maka Eksekusi Order Buy. ingat perhartikan jumlah lot sebelum melakukan order, jangan sampai salah jumlah lot.

Sebenarnya tidak penting arah trend kuat pergerakan selanjutnya kemana, karena fokus teknik ini adalah pada pergerakan sementara, namun tetap penting untuk memperhatikan dimana meletakkan stop loss. jika buy letakkan stop loss sedikit dibawah titik-titik low terakhir pada pergerakan yang sedang terjadi, sebaliknya jika sell letakkan stop loss sedikit dibawah titik-titik high terakhir pada pergerakan yang sedang terjadi, contoh (garis merah adalah stop loss) :

Jika Buy :



Jika Sell : 


  • Tidak harus persis seperti gambar diatas ya, hanya contoh. contoh resiko dari gambar diatas resiko dalam nominal sekitar $2 s/d $3 perposisi, jadi total resiko sekitar $8 s/d $12 untuk 4 posisi order ini.misalkan modal anda $50, jika salah menganalisa atau loss 4-5 kali, ya ludes sudah semua.
  • Close order ketika sudah Running Profit $1 keatas, dan ingat jangan sesali jika ternyata seharusnya bisa profit lebih lagi, konsep teknik ini memang memanfaatkan pergerakan-pergerakan kecil, asal profit langsung sikat dan lanjut cari peluang lain lagi.
  • Jika berhasil konsisten, 10 penutupan order dengan profit $1 berarti $1 x 10 = $10. jika berhasil 20 order berarti $20. bagaimana jika bisa lebih dari 20 penutupan order bahkan lebih dari $1 ?, inilah compounding, terlihat kecil namun sebenarnya cukup menjanjikan apabila dimengerti dan berhasil dalam penerapannya.
  • Jangan lupa juga untuk mencukupkan diri terhadap profit yang didapat, lebih baik lagi jika memiliki target profit harian, misal $10 s/d $20 perhari.
  • Misal anda berhasil konsisten rata-rata $15 perhari, itu berarti jika dikalikan hari trading (5 hari dalam seminggu / 20 hari dalam sebulan), maka profit yang bisa anda raup dalam sebulan adalah $300 atau sekitar 4,2jt dalam sebulan.

Sekian dan saya sarankan berhenti menerapkan teknik ini jika beruntun mengalami loss dalam 2-3 hari, pastikan apa Gaya trading yang cocok untuk anda, Baca : Memilih Gaya Trading yang Tepat

Semoga Bermanfaat, Happy Trading & Good Luck!

KATEGORI KONTEN : Trading

BAGIKAN :

CONVERSATION

Daftar Akun XM