Abaikan Jika Melihat Iklan Binary Options (Opsi Biner) pada Situs ini, Baca : Perbedaan Forex dengan Binary Options

Daftar Akun XM
image3

Apa itu Safe Haven dalam Forex ?

Daftar Akun Exness

Mungkin Sering anda Dengar pada Berita Terkait Komoditi Emas, Mata Uang Yen Jepang, dan Dollar AS.


Safe haven ini adalah sebuah aset investasi yang mempunyai tingkat risiko rendah ketika perekonomian global tidak menentu atau sedang terjadi gejolak politik, jadi bisa dikatakan aset safe haven ini adalah aset yang digunakan sebagai pelarian ketika kondisi ekonomi global yang tidak  stabil. dalam kondisi tertentu aset safe haven bisa saja tak lagi menjadi aset safe haven. yang termasuk dalam Safe Haven untuk saat ini adalah :

Bond Pemerintah AS


Dengan pemerintah AS yang dianggap tidak pernah gagal dalam membayar utang, maka bond pemerintah AS ini termasuk dalam jenis investasi safe haven. tidak hanya Amerika saja ya yang memiliki Bond, negara-negara lain yang juga menerbitkan bond, namun tingkat risikonya tidak selalu sama nahkan beresiko, contohnya negara Rusia yang pernah gagal dalam membayar bond pada tahun 2000, begitu juga dengan Australia yang gagal membayar bond pada tahun 1930an.

Emas


Ketersediaannya yang langka serta tingkat permintaannya yang tinggi, menjadikan emas ini adalah komoditi safe haven. namun emas bisa tidak lagi dianggap sebagai safe haven jika nilainya tiba-tiba turun hingga mendekati level terendah sejarah sebelumnya. harga emas saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan harga emas pada tahun 1980an. yang dimana saat itu harga emas masih berada pada level $300 hingga $400 per-ounce, namun dalam beberapa tahun terakhir ini harga emas cenderung terus merosot dari harga tertingginya (september 2011)

Perak


Perak juga dapat menjadi alternatif safe haven karena memiliki karakteristik yang mirip dengan emas, harga perak mengalami kenaikan ketika sedang terjadi tekanan finansial yang ekstrim, bahkan persentase kenaikannya bisa lebih tinggi dibandingkan emas. pada tahun 1970 sampai dengan 1980, harga emas naik 2.060%, dan harga perak naik 2.320%.

Para ahli investasi menyarankan untuk memilih perak fisik sebagai aset safe haven dibandingkan perak futures, karena suplai dan ketersediaan perak di dunia semakin langka, serta lebih sedikit daripada ketersediaan emas fisik. kelangkaan inilah yang membuat harga perak cukup menjanjikan di masa depan dan bisa digunakan sebagai safe haven.

Yen Jepang


Yen Jepang ini dipilih sebagai aset safe haven karena kebijakan ekonominya dan reaksi para investor Jepang terhadap perubahan di pasar. neraca berjalan Jepang mengalami surplus karena adanya pemasukan dari investasi asing yang lebih besar daripada pemasukan di sektor perdagangan. ketika pasar bearish, para investor Jepang merepatriasi sejumlah uang yang mereka investasikan di luar Jepang, sehingga menjadikan nilai Yen Jepang naik dan memicu reaksi dari investor asing yang menganggap Yen sebagai mata uang safe haven.

Franc Swiss


Merupakan safe haven bagi para investor karena stabilitas pemerintahannya, tingkat inflasi yang rendah, serta kepercayaan masyarakat pada Swiss National Bank (SNB).

Saat terjadi krisis finansial di tahun 2008, Franc Swiss terapresiasi karena para investor kabur dari aset-aset berisiko dan menginvestasikan uang mereka dalam bentuk Franc Swiss. begitu pula ketika terjadi krisis keuangan di Eropa pada tahun 2011, Franc Swiss terapresiasi terhadap Euro karena menerapkan Pegging nilai tukar Franc Swiss terhadap Euro, yakni sebesar 1.20 franc Swiss per 1 Euro. Pegging nilai tukar EUR/CHF itu diterapkan oleh SNB agar nilai tukar Franc melemah terhadap Euro sehingga daya saing ekspor Swiss tetap terjaga.

Akan tetapi, pada awal tahun 2015, secara tiba-tiba SNB mencabut pegging EUR/CHF yang menjadikan Franc Swiss melambung dan Euro terjun bebas. Apakah Franc Swiss kemudian tak lagi dijadikan safe haven ?, tidak juga. Franc Swiss masih dipercaya sebagai safe haven sampai  sekarang karena kasus krisis utang masih menggelayuti sejumlah negara anggota Zona Euro, terutama Yunani yang sampai saat ini masih memiliki kemungkinan untuk berpisah dari Zona Euro.

Properti



Investor individual di Australia justru menganggap bahwa tanah dan properti adalah aset safe haven yang lebih baik dibandingkan emas, karena investasi tanah dan properti dianggap paling kecil tingkat resikonya. namun banyak yang kemudian tidak puas karena harga properti terus merosot akibat pengaruh krisis finansial global dan ketidakstabilan inflasi, dan inilah yang akhirnya membuat sejumlah analis menyimpulkan bahwa properti dan tanah bisa dikategorikan sebagai safe haven dan di saat yang sama juga tidak bisa dikatakan sebagai safe haven.

Dolar AS termasuk Safe Haven ?


Sesuai penjelasan diatas, mata uang yang memang lebih kerap digunakan sebagai aset safe haven adalah Yen Jepang dan Franc Swiss, namun ada pula sebagian investor yang mengkategorikan Dolar AS sebagai safe haven, yang dikarenakan secara historis Dolar AS diharapkan bisa stabil dan mempertahankan kekuatan pembeliannya saat mata uang lain merosot.

Sejak Perjanjian Bretton Woods selama Perang Dunia II yang menciptakan sistem nilai tukar tetap, beberapa negara terpaksa membeli Dolar AS sebagai cadangan devisa, saat itu komoditas mereka didenominasi untuk perdagangan asing, sehingga nilai Dolar AS melambung dan menjadikannya sebagai safe haven.

Olivier Blanchard, salah satu ekonom senior IMF mengatakan bahwa sejak krisis finansial, reputasi dolar sebagai mata uang safe haven adalah rentan, meskipun ekonomi AS telah membaik, masih ada masalah pembayaran utang. secara politik, ekonomi AS juga sedang tidak menentu, maka dari ini Olivier Blanchard meragukan bahwa Dolar AS bisa dikategorikan sebagai aset safe haven.

Semoga Bermanfaat :)

KATEGORI KONTEN : Trading

BAGIKAN :

CONVERSATION

Daftar Akun XM