-->

Abaikan Jika Melihat Iklan Binary Options (Opsi Biner) pada Situs ini, Baca : Perbedaan Forex dengan Binary Options

Daftar Akun XM
image3

Pengaruh Data Perumahan Amerika Serikat terhadap Forex

Daftar Akun Exness

Data Perumahan AS merupakan salah satu Data Pasar Properti Negara terlengkap di Dunia, terdapat beberapa Data yang masing-masing memiliki Tingkatan Pengaruh terhadap Pasar Forex.


Krisis Subprime Mortgage yang terjadi pada tahun 2008-2009 telah membuktikan bahwa data perumahan AS memiliki potensi yang cukup kuat untuk menggoncang sistem ekonomi dunia.

Amerika Serikat bukan cuma merupakan salah satu negara dengan wilayah terluas, melainkan juga negara yang memiliki standar kehidupan dan pertumbuhan ekonomi tertinggi, selain itu Amerika Serikat juga merupakan pusat berbagai perusahaan multinasional terbesar. karena faktor-faktor inilah maka harga perumahan AS menjadi pusat perhatian dari investor di seluruh dunia.

Dalam perkembangan selanjutnya, penciptaan aset derivatif seperti Mortgage-Backed Securities (MBS) membuat investor bisa menanamkan dana pada sektor properti AS tanpa harus membeli tanah atau rumah secara langsung. di satu sisi ini membuat investasi properti jadi lebih likuid, tetapi di sisi lain menggandakan dampak sektor perumahan AS hingga berefek cukup tinggi di pasar finansial.

Karena itu para pelaku pasar pun memantau perkembangan sektor ini melalui sejumlah indikator seperti : Building Permits, Housing Starts, Existing Home Sales, Pending Home Sales, dan New Home Sales.

Data Building Permits Dan Housing Starts

Dirilis oleh Biro Sensus Departemen Perdagangan AS (US Department of Commerce's Census Bureau) pada setiap pertengahan bulan bersama dengan Housing Starts.

Data Building Permits mencatat jumlah ijin mendirikan bangunan yang dikeluarkan sebelum pembangunan dimulai, sedangkan Housing Starts mengacu pada jumlah perumahan yang konstruksinya dimulai setiap bulannya.

Sepintas, ijin mendirikan bangunan selayaknya disusul oleh pembangunan rumah, sehingga jumlahnya seharusnya selalu selaras, namun kriteria Building Permits di AS berbeda dengan IMB di Indonesia. ada kalanya Building Permits diterbitkan, tetapi tak ada rumah baru yang dibangun karena hanya perluasan dari rumah lama.

Peraturan terkait Building Permits berbeda-beda di setiap negara bagian di AS, karena itu angka Building Permits dan Housing Starts berbeda-beda dari waktu ke waktu.

Data Existing, Pending, Dan New Home Sales

Terkait ini, Biro Sensus AS secara khusus mempublikasikan penjelasannya guna menjawab banyak kebingungan terkait apa bedanya data Existing, Pending, dan New Home Sales. :

Biro Sensus AS mengumpulkan data New Home Sales berdasarkan pada definisi sebuah penjualan rumah baru terjadi dengan ditandatanganinya kontrak penjualan atau diterimanya deposit. Rumah itu sendiri bisa berada dalam tahap konstruksi yang : belum dimulai, sedang dibangun, atau sudah selesai. biasanya, sekitar 25% rumah dijual telah selesai dibangun, sedangkan 75% sisanya terbagi antara yang belum mulai dan sedang dibangun.

Existing Home Sales disediakan oleh National Association of Realtors (bukan oleh Biro Sensus), dan menurut mereka mayoritas transaksi dilaporkan ketika kontrak penjualan ditutup. kebanyakan transaksi biasanya melibatkan hipotek yang membutuhkan 30-60 hari untuk ditutup, karena itu Existing Home Sales kemungkinan besar mencakup kontrak yang ditandatangani satu atau dua bulan sebelumnya.

Karena perbedaan pengertian itu, maka New Home Sales biasanya mendahului Existing Home Sales satu atau dua bulan dalam merekam perubahan data penjualan perumahan. contoh : Existing Home Sales di bulan Januari, kemungkinan ditandatangani pada bulan November atau Desember, untuk menjembatani efek lagging dari data Existing Home Sales, National Association of Realtors sejak  Januari 2005 membuat data baru bernama Pending Home Sales.

Pending Home Sales didasarkan pada penjualan Existing Home dimana kontrak sudah ditandatangani, tetapi transaksi belum ditutup, sehingga mirip dengan New Home Sales, estimasi bulanan Pending Home Sales ditunjukkan dalam bentuk indeks dengan mereferensikan tahun 2001 = 100.0.

Jadi diantara ketiga data penjualan perumahan AS tersebut, data yang berdampak paling besar adalah New Home Sales, yang diikuti oleh Existing Home Sales.

Pengaruh terhadap Forex

Selain daripada ketiga data perumahan AS diatas, terdapat juga data-data lainnya seperti NAHB Housing Market Index, S&P/Case-Shiller Home Price Indice, Data Mortgage Application, Mortgage Rate,dll. namun dengan mengetahui Tingkatan Pengaruh, setidaknya kita bisa menyaring data mana saja yang harus diikuti agar efektif.

Berikut ini adalah Data-Data Perumahan AS beserta Tingkat Pengaruhnya Terhadap Forex :

S&P / Case-Shiller Home Price Indices Low
Mortgage Applications (Persentase) Low
Mortgage Rate (Persentase) Low
Pending Home Sales (Persentase/MoM) Low
Building Permits (Persentase/MoM) Moderate
Housing Starts (Unit/ Moderate
Housing Starts (Persentase/MoM Moderate
Existing Home Sales Change (Persentase/MoM) Moderate
New Home Sales (Persentase/MoM) Moderate
NAHB Housing Market Index Moderate
Existing Home Sales (Unit) High
Building Permits (Unit) High
New Home Sales (Unit) High

Perubahan data perumahan AS dari waktu ke waktu memberikan insight bagi regulator dan pelaku pasar tentang bagaimana perekonomian merespon perubahan kebijakan terbaru, pengeluaran terkait perumahan termasuk bagian dari data belanja konsumen (Consumer Spending) dan inflasi.

Data perumahan juga bisa dijadikan ukuran pemulihan ekonomi pasca krisis atau resesi, sektor perumahan cukup sensitif pada kenaikan atau penurunan suku bunga. jika suku bunga naik, maka orang akan enggan membeli rumah (karena bunga KPR juga tinggi), sedangkan jika suku bunga turun maka orang akan ramai-ramai membeli rumah hingga industri properti booming.

Federal Reserve selaku bank sentral akan selalu memantau data perumahan AS untuk mencegah terjadinya Housing Bubble seperti yang dulu pernah memicu terjadinya krisis Subprime Mortgage. jika pasar perumahan booming hingga mencapai level tinggi baru seperti saat itu, Bank Sentral kemungkinan akan mendapatkan tekanan untuk menaikkan suku bunga guna mengontrol sektor perumahan.

Dalam minggu-minggu yang padat dengan jadwal rilis data penting seperti NFP dan rapat FOMC, dampak data perumahan AS bisa sangat kecil, namun dalam minggu-minggu saat pelaku pasar kehabisan data berdampak tinggi dan mencari-cari dasar untuk berspekulasi, maka data Building Permits, Existing Home Sales, dan New Home Sales ini bisa benar-benar berdampak tinggi.

Semoga Bermanfaat, Happy Trading & Good Luck!

KATEGORI KONTEN : Trading

BAGIKAN :

CONVERSATION

Daftar Akun XM