informasi investasi, informasi saham, informasi forex, informasi kripto, informasi saham hari ini, informasi forex hari ini, informasi kripto hari ini, fundamental saham, fundamental forex, fundamental kripto, berita investasi, berita saham, berita forex, berita kripto, berita saham hari ini, berita forex hari ini, berita kripto hari ini, artikel investasi, artikel saham, artikel forex, artikel kripto, prediksi saham, prediksi forex, prediksi kripto, analisa saham, analisa forex, analisa kripto, trading saham, trading forex, trading kripto, belajar trading saham, belajar trading forex, belajar trading kripto, panduan trading saham, panduan trading forex, panduan trading kripto, tips trading saham, tips trading forex, tips trading kripto.
image3

Penggunaan Indikator Fibonacci Retracement yang benar

Published at December 2019
Content Category : Forex Teknikal
Tokocrypto Powered by Binance

Indikator yang berguna untuk mengukur level atau titik entry dan exit.




Jika salah dalam penggunaannya, maka akan salah juga salam menentukan titik entry dan exit, yang menjadikan trading tidak maksimal bahkan beresiko loss. berikut ini adalah 4 Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan Indikator Fibonacci Retracement :

1. Perhatikan Trend Jangka Panjang

Trend jangka panjang bisa dilihat pada timeframe yang lebih tinggi. penggunaan indikator Fibonacci retracement ini disarankan untuk selalu melihat juga trend yang terjadi pada timeframe sekarang dengan timeframe yang lebih tinggi, hal ini perlu dilakukan untuk menghindari kesalahan prediksi trend dalam jangka panjang, yang bisa mengakibatkan hasil trading tidak maksimum atau bahkan loss.

2. Hindari Penggunaan pada Timeframe Kecil

Timeframe yang sangat rendah seperti M1, M5 atau M15 sangat banyak mengandung noise atau sinyal-sinyal yang tidak reliable. selain volatilitasnya yang sangat tinggi, tingkat akurasi level resistance atau support dari Fibonacci retracement menjadi sangat rendah.

3. Hindari Kombinasi Titik Body ke Ekor atau Sebaliknya

Retracement merupakan koreksi dari trend yang sedang terjadi, sesuai teori Fibonacci, setiap level retracement yang sesuai dengan angka ratio adalah level-level support atau resistance yang digunakan sebagai acuan entry atau exit.

Titik referensi level tertinggi disebut Swing High, sedangkan titik refensi level terendah disebut dengan Swing Low. titik-titik referensi swing high dan swing low bisa ditentukan dengan harga penutupan bar candlestick atau harga extreme. jika menggunakan harga penutupan sebagai swing high (body), maka titik referensi swing low harus pada harga penutupan juga. dan demikian juga jika menggunakan harga ekstrem, jika menentukan swing high pada titik tertinggi bar candlestick (ekor atas), maka swing low juga harus pada titik terendah bar (ekor bawah).

Hindari untuk mengkombinasikan body ke ekor dan sebaliknya. penentuan titik-titik referensi body ke body atau ekor ke ekor akan mendukung tingkat akurasi dalam penggunaan Indikator Fibonacci Retracement. contoh penggunaan kombinasi titik swing high dan low :


Sebaiknya seperti ini :


4. Gunakan Indikator Tambahan sebagai Konfirmator

Untuk menghindari kesalahan akibat momentum entry yang kurang tepat, disarankan menggunakan indikator tambahan untuk mengkonfirmasi level-level yang dihasilkan oleh Fibonacci retracement. seperti indikator MACD atau RSI.

Semoga Bermanfaat, Happy Trading & Good Luck!

Bagikan :

CONVERSATION