Blog dapat menampilkan iklan secara random, abaikan jika melihat iklan Binary Options seperti Binomo dan sejenisnya.

Pentingnya penyesuaian Timeframe dengan Teknik Trading

Published at December 2019
Category : Forex

Salah dalam menggunakan Timeframe dapat membuat Teknik Trading menjadi tidak Maksimal

Penyesuaian timeframe dalam trading ini sangat penting dan relatif, tergantung pada metode dan teknik trading yang digunakan.

Seperti misalnya trader yang teknik tradingnya berfrekuensi tinggi yang perharinya bisa membuka dan menutup puluhan posisi trading, biasanya akan menggunakan timeframe M1, M5, M15, dan M30 untuk menemukan banyak peluang pada pergerakan harga, yang tentu akan mengalami kesulitan jika menggunakan timeframe H1, H4, D1 atau lebih besar.

Demikian juga sebaliknya trader jangka panjang yang biasanya menggunakan timeframe minimal H1 keatas (H4, D1 atau bahkan W1), akan sulit juga jika menggunakan timeframe rendah dibawah H1.

Jika ditinjau dari perspektiftrader harian (day trading) atau swing yang biasanya menggunakan timeframe besar, cenderung akan menggunakan timeframe H4 atau lebih untuk mengidentifikasi trend dan kemudian mengambil keputusan pada timeframe yang lebih rendah.

Sedangkan untuk teknik scalping, biasanya mereka tidak akan memperdulikan kualitas sinyal untuk jangka panjang, tetapi lebih pada peluang pada pergerakan-pergerakan yang sedang terjadi, sekalipun bukan pergerakan signifikan (prinsipnya memang memanfaatkan pergerakan-pergerakan kecil yang sedang  terjadi), maka dari itu trading dengan teknik scalping memang lebih cocok menggunakan timeframe kecil untuk mendapatkan volatilitas yang maksimal.

Kesimpulan

Jika anda menggunakan teknik scalping, timeframe yang pantas seharusnya memang H1 kebawah, idealnya M5 & M15, M30 dan H1 untuk mengidentifikasi dominan pergerakan sementara yang sedang terjadi. namun sesekali perhatikan juga timeframe H4 untuk memastikan trend apa yang dominan dalam jangka panjang demi menghindari badai penguatan trend lebih lanjut yang tanpa ampun dan bisa melibas semua stop loss.

Sedangkan jika anda lebih cenderung menerapkan teknik day trading atau swing yang dimana hanya melakukan 1-2 transaksi trading perhari, maka timeframe H1 keatas akan lebih cocok demi menghindari fake signal dan memaksimalkan identifikasi trend jangka panjang.

Baca Juga : Memilih Gaya Waktu Trading yang Tepat

Semoga Bermanfaat, Happy Trading & Good Luck!

Trading di Akhir Pekan dengan Exness
Beli Kripto pakai Kartu Kredit
Beli Kripto pakai Gopay
Beli Kripto pakai OVO
Beli Kripto dengan Paypal dan 350+ Metode Pembayaran lainnya

CONVERSATION