informasi investasi, informasi saham, informasi forex, informasi kripto, informasi saham hari ini, informasi forex hari ini, informasi kripto hari ini, fundamental saham, fundamental forex, fundamental kripto, berita investasi, berita saham, berita forex, berita kripto, berita saham hari ini, berita forex hari ini, berita kripto hari ini, artikel investasi, artikel saham, artikel forex, artikel kripto, prediksi saham, prediksi forex, prediksi kripto, analisa saham, analisa forex, analisa kripto, trading saham, trading forex, trading kripto, belajar trading saham, belajar trading forex, belajar trading kripto, panduan trading saham, panduan trading forex, panduan trading kripto, tips trading saham, tips trading forex, tips trading kripto.

Tingkat Peluang pada Golden dan Death Cross

Published at December 2019
Category : Forex
Trading di Akhir Pekan dengan Exness
Beli Kripto pakai Kartu Kredit
Beli Kripto pakai Gopay
Beli Kripto pakai OVO
Beli Kripto dengan Paypal dan 350+ Metode Pembayaran lainnya

Perlintasan antara Moving Average berperiode rendah ke atas Moving Average berperiode lebih tinggi atau Sebaliknya.



Golden Cross


Perlintasan antara Moving Average berperiode rendah ke atas Moving Average berperiode tinggi, yang mengindikasikan pergerakan akan bullish

Golden Cross bisa terjadi pada periode Moving Average berapa saja, namun ada kombinasi umum yang sering digunakan trader berpengalaman, seperti misalnya kombinasi MA 50-day dan MA 200-day, khususnya sebagai indikator breakout bullish di pasar saham, seperti S&P500 dan IHSG.

Day Trader biasanya menggunakan periode lebih pendek, seperti MA-5 dan MA-15 untuk mendeteksi breakout Golden Cross intraday.

Aturan mengambil Peluang pada Golden Cross

  • Pastikan Golden Cross terjadi saat Volume Trading juga sedang tinggi.
  • Tingkat Akurasi Golden Cross akan semakin baik pada Timeframe Besar. seperti misalnya Golden Cross yang muncul dalam kombinasi MA 50-day dan MA 200-day akan lebih baik dibandingkan kombinasi MA-5 dan MA-15 pada intraday.
  • Untuk Trading Jangka Pendek, gunakan Indikator Teknikal jenis Oscillator lainnya sebagai Konfirmator kapan seharusnya melakukan entry dan exit, seperti misalnya indikator RSI.

Baca Juga : Saran jika menggunakan Indikator RSI dalam Trading

Death Cross


Indikasi bearish dengan terbentuknya perlintasan antara Moving Average berperiode rendah ke bawah Moving Average berperiode lebih tinggi.

Death Cross cenderung memiliki tingkat akurasi yang lebih lemah dibandikan Golden Cross.

Semoga Bermanfaat, Happy Trading & Good Luck!

Share :

CONVERSATION