Abaikan Jika Melihat Iklan Binary Options (Opsi Biner) pada Situs ini, Baca : Perbedaan Forex dengan Binary Options

Daftar Akun XM
image3

Trading dengan Fundamental Wajib perhatikan Tingkat Pengangguran

Pengaruh Unemployment Rate (Tingkat Pegangguran) dalam Perekonomian suatu Negara ini penting untuk diperhatikan oleh Trader.


Unemployment Rate adalah tingkat pengangguran di suatu wilayah yang dihitung dengan membagi jumlah pengangguran dengan total angkatan kerja, biasanya dirilis dalam periode bulanan.

Pengangguran adalah ketika orang tidak bekerja atau masih mencari pekerjaan, padahal mereka berada pada usia produktif dan masih mampu bekerja (termasuk angkatan kerja). peraturan setiap negara mengenai usia produktif berbeda-beda, tetapi umumnya usia angkatan kerja dimulai dari usia 16 tahun.

Dalam perekonomian, sumber daya manusia merupakan salah satu dari empat sumber daya utama (Modal, SDA, SDM, dan Kewirausahaan), maka dari itu Unemployment Rate ini memiliki pengaruh yang sangat penting dalam mengukur kesejahteraan sebuah wilayah. apabila sebuah negara memiliki tingkat pengangguran rendah (Full Employment), maka dapat diasumsikan bahwa mesin-mesin perekonomian berjalan lancar dan ekspansif, Gaji karyawan memiliki peluang untuk mengalami peningkatan lebih tinggi, dibandingkan dengan tingkat pengangguran yang tinggi. contohnya : Jepang yang tingkat penganggurannya di bawah 3%, sebaliknya negara-negara yang dilanda resesi seperti Yunani mengalami Unemployment Rate sangat tinggi, bahkan lebih dari 25%

Pengaruh Unemployment Rate dalam perekonomian sangat besar, sehingga menjadi data paling populer yang digunakan untuk menggambarkan tentang baik-buruknya kondisi perekonomian sebuah negara.

Ketika Unemployment Rate sangat tinggi, berarti sebagian masyarakat tak mendapatkan gaji untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya, akibatnya bisa terjadi eskalasi konflik sosial, sementara belanja konsumen menurun dan perekonomian akan mulai mengalami stagnasi atau penurunan.

Namun, saat Unemployment Rate sangat rendah atau bahkan nyaris nol, perusahaan-perusahaan di sebuah negara akan menjadi kesulitan untuk membuka lowongan kerja. apabila berlangsung dalam waktu lama, maka pertumbuhan ekonomi bisa terhambat. dalam situasi ini, imigrasi perlu dibuka lebar agar orang-orang berbakat dari wilayah lain bisa mengisi kekosongan sumber daya manusia tersebut.

Secara umum, pengangguran merupakan indikasi dari produksi ekonomi, konsumsi swasta, pendapatan para pekerja, dan sentimen konsumen. jika pengangguran sudah teratasi dan pendapatan gaji masyarakat meningkat, maka akhirnya akan mengarah ke belanja konsumsi yang lebih tinggi, pertumbuhan ekonomi, dan tekanan inflasi yang sesuai ekspektasi. hal ini akan mendongkrak fundamental ekonomi domestik negara tersebut hingga jadi semakin membaik.

Bagaimana cara mengetahui Unemployment Rate ?

Setiap negara memiliki badan statistik atau lembaga ketenagakerjaan di bawah otoritas pemerintah yang menghimpun data pengangguran berdasarkan kualifikasi tertentu dan mempublikasikan hasil kumulatifnya secara berkala. anda bisa melihat rilis data ini pada situs-situs seperti misalnya Forex Factory dan sejenisnya.

Dengan tingkat pengaruh Unemployment Rate terhadap perekonomian yang sangat besar ini, membuat datanya menjadi ditunggu-tunggu dan selalu dipantau oleh berbagai pihak, baik pemerintah, bank sentral, maupun investor dan trader.

Penting juga untuk diperhatikan : dalam kondisi tingkat pengangguran tinggi, bank sentral akan menahan diri dari menaikkan suku bunga, karena khawatir kalau kenaikan suku bunga bakal menghalangi perusahaan-perusahaan untuk berekspansi, menaikkan gaji karyawan dan menyerap pengangguran. padahal suku bunga ini merupakan indikator daya saing investasi suatu negara. jika suku bunga tak dinaikkan dalam jangka waktu lama, maka investor bisa jadi cenderung untuk melepas investasi di negara itu dan beralih ke negara lain yang menawarkan suku bunga lebih tinggi. jadi pengaruh Unemployment Rate ini dapat berimbas juga pada pelemahan mata uang negara terkait, disisi lain dalam kondisi tingkat pengangguran rendah, kemungkinan bank sentral akan lebih tinggi untuk menaikkan suku bunga, karena itu penurunan Unemployment Rate cenderung berimbas positif bagi nilai tukar mata uang.

Selain tingkat pengangguran, data ketenagakerjaan lain yang tidak kalah penting untuk diamati adalah Nonfarm Payroll (NFP), Baca : NFP AS, News Favorit para Trader Fundamental.

Semoga Bermanfaat, Happy Trading & Good Luck!

KATEGORI KONTEN : Trading

BAGIKAN :

CONVERSATION

Daftar Akun XM