informasi investasi, informasi saham, informasi forex, informasi kripto, informasi saham hari ini, informasi forex hari ini, informasi kripto hari ini, fundamental saham, fundamental forex, fundamental kripto, berita investasi, berita saham, berita forex, berita kripto, berita saham hari ini, berita forex hari ini, berita kripto hari ini, artikel investasi, artikel saham, artikel forex, artikel kripto, prediksi saham, prediksi forex, prediksi kripto, analisa saham, analisa forex, analisa kripto, trading saham, trading forex, trading kripto, belajar trading saham, belajar trading forex, belajar trading kripto, panduan trading saham, panduan trading forex, panduan trading kripto, tips trading saham, tips trading forex, tips trading kripto.

Perbedaan US Dollar Index dengan Trade Weighted US Dollar Index

Published at December 2020
Category : Forex
Trading di Akhir Pekan dengan Exness
Beli Kripto pakai Kartu Kredit
Beli Kripto pakai Gopay
Beli Kripto pakai OVO
Beli Kripto dengan Paypal dan 350+ Metode Pembayaran lainnya

Jika Pasar Saham memiliki sebuah Indeks sebagai ukuran, maka begitupun juga dengan Pasar Forex.


Untuk yang trading di pasar saham, mungkin sudah terbiasa dengan beberapa indeks harga saham penting seperti Dow Jones Industrial Average (DJIA), NASDAQ Composite Index, Nikkei 225, atau S&P 500. nah, untuk pasar forex, ukuran indeksnya adalah US Dollar Index atau USDX.

US Dollar Index mulai diperkenalkan pada bulan Maret 1973 sebagai langkah lanjutan untuk menyempurnakan sistem Bretton Woods. yang dalam pembukaannya USDX dibuka pada angka 100.000, tertinggi  pada Februari 1985 (164.720), dan terendah pada Maret 2008 (70.698).

6 mata uang dunia yang menjadi pembanding dalam US Dollar Index adalah :

  • Euro (EUR)
  • Japanese Yen (JPY)
  • British Pound (GBP)
  • Canadian Dollar (CAD)
  • Swedish Krona (SEK)
  • dan Swiss Franc (CHF)

Meskipun hanya 6 mata uang, proses pengukuran US Dollar Index sejatinya adalah membandingkan Greenback dengan mata uang 24 negara (19 negara di antaranya tergabung dalam Zona Euro), dapat dikatakan US Dollar Index dapat dijadikan sebagai patokan untuk performa kekuatan Greenback secara umum.

Masing-masing mata uang pembanding memiliki tingkat perekonomian berbeda-beda, jadi dalam perhitungan US Dollar Index, pembobotan nilainya bervariasi seperti pada pada gambar di bawah ini :


Karena Euro memiliki bobot lebih dari 50%, maka pasangan mata uang EUR/USD mempunyai korelasi negatif yang kuat terhadap US Dollar Index, contoh jika pergerakan EUR/USD sedang menguat ke atas, maka sudah tentu USDX sedang turun ke bawah, begitu pula sebaliknya.

Selain Euro, British Pound dan Japanese Yen merupakan pemegang bobot terbesar dari nilai USDX, ketiganya memiliki keterkaitan yang besar satu sama lain, namun beberapa ahli menyampaikan bahwa USD/JPY akan berperilaku sedikit berbeda dari Euro dan Pound. faktor-faktor seperti karakter USD/JPY yang merupakan salah satu instrumen Safe Haven juga banyak memberikan pengaruh.

Selain US Dollar Index

Pada tahun 1998, The Fed menambahkan satu Index lagi.yang ditujukan agar peta kekuatan Dolar AS terhadap mata uang lain dapat digambarkan dengan lebih akurat.

Dari pemikiran ini, lahirlah Trade Weighted US Dollar Index, berbeda dari sebelumnya, kali ini Dolar AS akan dibandingkan dengan 26 pasangan mata uang.

Index yang dikenal dengan nama DTWEXM ini memiliki bobot perhitungan pada setiap pasangan mata uangnya, berikut adalah 26 negara yang mata uang dan bobotnya digunakan dalam perhitungan Trade Weighted US Dollar Index :

  1. Europe
  2. Canada
  3. Japan
  4. Mexico
  5. China
  6. United Kingdom
  7. Taiwan
  8. Korea
  9. Singapore
  10. Hong Kong
  11. Malaysia
  12. Brazil
  13. Switzerland
  14. Thailand
  15. Philippines
  16. Australia
  17. Indonesia
  18. India
  19. Israel
  20. Saudi Arabia
  21. Russia
  22. Sweden
  23. Argentina
  24. Venezuela
  25. Chile
  26. Colombia

Jadi Perbedaan  antara US Dollar Index dengan Trade Weighted US Dollar Index hanyalah pada jumlah pasangan mata uang yang dijadikan patokan, serta bobot yang digunakan dalam perhitungan.

Melihat kondisi perdagangan global saat ini, Trade Weighted US Dollar Index lebih dapat dijadikan patokan dalam melihat kondisi perekonomian AS. namun untuk mata uang mayor, US Dollar Index masih menjadi pilihan terbaik.

Baca Juga :


Semoga Bermanfaat, Happy Trading & Good Luck!

Share :

CONVERSATION