informasi investasi, informasi saham, informasi forex, informasi kripto, informasi saham hari ini, informasi forex hari ini, informasi kripto hari ini, fundamental saham, fundamental forex, fundamental kripto, berita investasi, berita saham, berita forex, berita kripto, berita saham hari ini, berita forex hari ini, berita kripto hari ini, artikel investasi, artikel saham, artikel forex, artikel kripto, prediksi saham, prediksi forex, prediksi kripto, analisa saham, analisa forex, analisa kripto, trading saham, trading forex, trading kripto, belajar trading saham, belajar trading forex, belajar trading kripto, panduan trading saham, panduan trading forex, panduan trading kripto, tips trading saham, tips trading forex, tips trading kripto.

Order diproses ke Market atau dilawan Broker ?

Published at January 2021
Category : Forex
Trading di Akhir Pekan dengan Exness
Beli Kripto pakai Kartu Kredit
Beli Kripto pakai Gopay
Beli Kripto pakai OVO
Beli Kripto dengan Paypal dan 350+ Metode Pembayaran lainnya

Sebelumnya perlu dipahami 3 utama model broker secara sederhana, yaitu model A-Book, B-Book, dan Hybrid.

 

Broker A-Book 


Didefinisikan sebagai model broker STP (Straight Through Processing), yang artinya broker akan menyalurkan langsung transaksi trading anda ke penyedia likuiditas. broker model ini mendapatkan keuntungan dari spread atau komisi pada setiap eksekusi anda, jadi broker akan tetap mendapatkan keuntungan tanpa memperdulikan kondisi trading anda profit atau loss. jadi broker jenis ini adalah Fasilitator, bukan Supplier.

Broker B-Book


Broker jenis inilah yang dapat melawan posisi trading anda, broker model ini mengeksekusi trade secara internal, mereka bisa berperan sebagai market maker untuk memproses order anda tanpa diteruskan ke penyedia likuiditas atau pasar riil.

Ketika anda melakukan order, broker model ini akan mengambil risiko dengan menggunakan dana mereka untuk melawan order anda. sistem mereka akan langsung mengeksekusi order anda tanpa menghubungkannya ke penyedia likuiditas atau pasar riil. maka saat eksekusi order anda profit, broker akan mengalami kerugian, begitupun sebaliknya.

Bandar ?

Ya pada faktanya disebut broker bandar. namun menurut saya pribadi ini sangat logis untuk mereka bisa melayani Trader dengan balance kecil namun menggunakan leverage yang tinggi. maka dari itu broker model ini tetap bisa memiliki regulasi dan tetap saja banyak digunakan oleh para trader. (tidak semua, ada yang benar-benar scam, terutama broker-broker baru yang berumur dibawah 1-2 tahun), karena pada proses administrasinya (yang diprioritaskan trader) mereka memang benar membayar dan memproses penarikan dana atau withdraw dengan cepat. jadi praduga bandar atau tidaknya cenderung dikesampingkan oleh trader.

Broker Hybrid

Broker model ini akan memproses sebagian order ke pasar riil (A-Book), dan sebagian sisanya diproses secara internal (B-Book).

Cara mereka memilah proses order trader ke model A-Book atau B-Book berdasarkan faktor profil risiko beserta parameter lainnya sesuai masing-masing trader.

Broker model ini tentu memiliki sistem khusus yang mampu memilah client mereka ke dalam dua kelompok dengan faktor dan mekanisme pengelompokan yang terus dikembangkan. yang setidaknya secara sederhana sistem mereka bisa merekam riwayat karakter penerapan batas resiko, dominan strategi yang digunakan, dsb.

Untuk Trader dengan modal kecil yang cenderung menerapkan high risk pada setiap ordernya (rasio profit-loss 1:2 keatas) atau mungkin bahkan tidak menggunakan stop loss, tentunya secara logis ordernya akan diproses secara b-book.

Semoga bermanfaat, happy trading & good luck!

Share :

CONVERSATION