informasi investasi, informasi saham, informasi forex, informasi kripto, informasi saham hari ini, informasi forex hari ini, informasi kripto hari ini, fundamental saham, fundamental forex, fundamental kripto, berita investasi, berita saham, berita forex, berita kripto, berita saham hari ini, berita forex hari ini, berita kripto hari ini, artikel investasi, artikel saham, artikel forex, artikel kripto, prediksi saham, prediksi forex, prediksi kripto, analisa saham, analisa forex, analisa kripto, trading saham, trading forex, trading kripto, belajar trading saham, belajar trading forex, belajar trading kripto, panduan trading saham, panduan trading forex, panduan trading kripto, tips trading saham, tips trading forex, tips trading kripto.
image3

Inggris Lockdown Babak ke 3, Pertimbangkan Trading Plan pada Poundsterling.

Published at January 2021
Content Category : Forex Fundamental
Tokocrypto Powered by Binance

Seperti yang sudah diikuti banyak Trader sepanjang tahun 2020 kemarin, dan tidak sedikit yang memprediksi secara fundamental bahwa Poundsterling akan terjun bebas di pada awal pembukaan tahun 2021.


Dimana secara fundamentalnya terkait dengan dengan beralihnya perhatian pasar dari isu kesepakatan brexit ke masalah perekonomian domestik Inggris.


Dan saat ini pemberlakuan lockdown nasional ke 3 di inggris ini tentu dikhawatirkan akan semakin memperburuk GDP Inggris.

Baca Juga :

PM Inggris Boris Johnson mengatakan bahwa penerapan lockdown akan lebih ketat di kawasan England, Skotlandia, Irlandia Utara, dan Wales yang dimulai sejak hari ini (5 Januari 2021).

Sekolah yang sempat diperbolehkan beroperasi pada lockdown sebelumnya, kini diperintahkan untuk ditutup lagi.

Masyarakat kembali disarankan untuk tidak keluar rumah, kecuali untuk kebutuhan esensial seperti olah raga sekali sehari dan pemeriksaan kesehatan.

Sebagai konsekuensi dari lockdown babak tiga ini, pertumbuhan pada sejumlah sektor ekonomi diperkirakan akan kembali negatif.

Terkait impact perihal ini pada pasar adalah tidak menutup kemungkinan Bank of England (BoE) akan memangkas suku bunga pada rapat kebijakan berikutnya (4 Februari 2021) demi menyangga perekonomian dan sistem keuangan.

Sepanjang tahun 2020 kemarin Bank of England (BoE) berusaha menghindari perubahan suku bunga karena ketidakpastiannya brexit yang berkepanjangan. yang akhirnya ketidakpastian itu terjawab setelah tercapainya kesepakatan brexit sebelum Natal 2020 lalu.



Jadi kini tidak ada halangan lagi untuk Bank of England (BoE) memangkas suku bunga maupun melancarkan stimulus moneter lebih besar seperti yang sudah dilakukan oleh ECB dan bank sentral lainnya.

Apabila Bank of England (BoE) benar melonggarkan kebijakan moneternya, Poundsterling perlahan akan kehilangan keunggulannya sebagai mata uang dengan bunga lebih tinggi dibanding greenback dan euro.

Sedangkan disisi lain, sebagian analis memiliki pandangan optimis jika poundsterling akan tetap memiliki support kuat karena kondisi USD yang lebih depresi menghadapi pemulihan ekonomi global.


Semoga Bermanfaat, Happy Trading & Good Luck!

Bagikan :

CONVERSATION