informasi investasi, informasi saham, informasi forex, informasi kripto, informasi saham hari ini, informasi forex hari ini, informasi kripto hari ini, fundamental saham, fundamental forex, fundamental kripto, berita investasi, berita saham, berita forex, berita kripto, berita saham hari ini, berita forex hari ini, berita kripto hari ini, artikel investasi, artikel saham, artikel forex, artikel kripto, prediksi saham, prediksi forex, prediksi kripto, analisa saham, analisa forex, analisa kripto, trading saham, trading forex, trading kripto, belajar trading saham, belajar trading forex, belajar trading kripto, panduan trading saham, panduan trading forex, panduan trading kripto, tips trading saham, tips trading forex, tips trading kripto.
image3

Mining Bitcoin justru semakin menguntungkan karena keputusan Tiongkok

Published at July 2021
Content Category : Crypto Fundamental
Tokocrypto Powered by Binance

Aksi Larangan yang diputuskan Tiongkok sepertinya tidak melulu memberikan dampak buruk, justru malah menunjukkan sekaligus membuktikan kepada lebih luas bahwa Bitcoin memang adalah mesin yang tidak terhentikan.

Hal ini terlihat dari kondisi saat ini yang dimana penambangan Bitcoin dikabarkan telah menjadi lebih mudah dan menguntungkan.

Sebelumnya pelarangan penambangan Bitcoin di Tiongkok telah membuat kepanikan yang cukup besar di sektor kripto, tapi tidak berlangsung lama ternyata justru menimbulkan beberapa kondisi yang berbandik terbalik dari pandangan banyak investor.

Setelah pelarangan tersebut diterapkan, algoritma Bitcoin telah disesuaikan untuk memastikan produktivitas penambang tidak terus menurun, yang dapat diartikan bahwa telah ada lebih banyak uang yang mengalir ke penambang Bitcoin yang tetap aktif.

“Ini akan menjadi pesta pendapatan bagi para penambang, mereka tiba-tiba memiliki sepotong kue yang lebih besar, yang berarti mereka mendapatkan lebih banyak Bitcoin setiap hari” kata insinyur penambangan Bitcoin Brandon Arvanaghi.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah jaringan Bitcoin, kita memiliki shutdown lengkap pertambangan di wilayah geografis yang ditargetkan, yang mempengaruhi lebih dari 50% dari jaringan” kata Darin Feinstein, pendiri Blockcap dan Core Scientific.

Selain itu, menurut Darin Feinstein, penurunan hashrate ini berarti akan ada lebih sedikit orang yang menambang, sehingga akan ada lebih sedikit blok yang diselesaikan setiap hari.

Biasanya dibutuhkan sekitar 10 menit untuk menyelesaikan satu block, dan saat ini telah melambat menjadi sekitar 14-19 menit per-blok.

Secara teknis ini disebabkan oleh Bitcoin yang mengkalibrasi ulang setiap 2016 blok atau sekitar setiap dua minggu, mengatur ulang kesulitan untuk menambang.

Sejak penyesuaian algoritma dilakukan, kode Bitcoin secara otomatis telah membuatnya 28% lebih mudah untuk ditambang karena penurunan jaringan.

“Semua penambang Bitcoin berbagi dalam ekonomi yang sama dan menambang di jaringan yang sama, sehingga penambang akan melihat peningkatan pendapatan” kata Kevin Zhang, mantan Chief Mining Officer di Greenridge Generation.

Karena sifat adaptasinya, terjadi peningkatan atau penurunan jaringan pada akhirnya akan disesuaikan oleh algortima, sehingga hanya akan membutuhkan sedikit waktu bagi sistem untuk membuat semuanya berjalan dengan stabil dan normal.

Ini adalah salah satu bukti, mengapa Bitcoin digadang akan mampu bertahan dalam jangka panjang, meskipun menghadapi larangan Tiongkok yang sempat membuat kepanikan besar di pasar. 

Bagikan :

CONVERSATION