informasi investasi, informasi saham, informasi forex, informasi kripto, informasi saham hari ini, informasi forex hari ini, informasi kripto hari ini, fundamental saham, fundamental forex, fundamental kripto, berita investasi, berita saham, berita forex, berita kripto, berita saham hari ini, berita forex hari ini, berita kripto hari ini, artikel investasi, artikel saham, artikel forex, artikel kripto, prediksi saham, prediksi forex, prediksi kripto, analisa saham, analisa forex, analisa kripto, trading saham, trading forex, trading kripto, belajar trading saham, belajar trading forex, belajar trading kripto, panduan trading saham, panduan trading forex, panduan trading kripto, tips trading saham, tips trading forex, tips trading kripto.
image3

Ramalan Deutsche Bank: Bitcoin akan menggeser peran Emas

Published at September 2021
Content Category : Cryptocurrency
Cara Daftar Akun Indodax

Analis divisi penelitian Deutsche Bank Marion Laboure menyatakan dapat membayangkan Bitcoin mengambil peran emas digital di masa depan.

Padahal emas memiliki tempat di dalam investasi yang berlangsung selama berabad-abad, bahkan Marion Laboure menilai sebagian besar tidak dikendalikan oleh pemerintah.

Dalam info terkini di laman resmi Deutsche Bank, lembaga perbankan terbesar di Jerman, Marion Laboure mengatakan bahwa Bitcoin berpotensi menjadi emas digital pada abad ke 21. tetapi tetap memperingatkan investor terhadap volatilitas aset kripto.

Menurut Marion Laboure, sebagian besar pembelian Bitcoin dilakukan untuk investasi dan spekulasi daripada menyimpan koin sebagai alat tukar.

"Hanya beberapa pembelian besar tambahan atau aksi keluar pasar yang dapat secara signifikan memengaruhi keseimbangan penawaran-permintaan" kata Laboure.

Dia menyebut Bitcoin terlalu fluktuatif untuk menjadi penyimpan nilai yang andal saat ini. "Saya berharap itu tetap sangat fluktuatif di masa mendatang" ujar Marion Laboure.

Kendati demikian analis Deutsche Bank menyatakan keprihatinannya tentang kurangnya regulasi atas cryptocurrency serta potensi dampaknya terhadap lingkungan.

Marion Laboure pun mengisyaratkan Bitcoin kemungkinan akan tetap menjadi aset digital dominan di ruang kripto.

Ethereum mungkin memiliki lebih banyak kasus penggunaan dalam keuangan terdesentralisasi dan dengan meningkatnya token yang tidak dapat dipertukarkan, tetapi Bitcoin masih menikmati keuntungan penggerak pertama.

"Jika Bitcoin kadang-kadang disebut emas digital, Ethereum akan menjadi 'perak digital" ungkap Marion Laboure.

Bagikan :

CONVERSATION