informasi investasi, informasi saham, informasi forex, informasi kripto, informasi saham hari ini, informasi forex hari ini, informasi kripto hari ini, fundamental saham, fundamental forex, fundamental kripto, berita investasi, berita saham, berita forex, berita kripto, berita saham hari ini, berita forex hari ini, berita kripto hari ini, artikel investasi, artikel saham, artikel forex, artikel kripto, prediksi saham, prediksi forex, prediksi kripto, analisa saham, analisa forex, analisa kripto, trading saham, trading forex, trading kripto, belajar trading saham, belajar trading forex, belajar trading kripto, panduan trading saham, panduan trading forex, panduan trading kripto, tips trading saham, tips trading forex, tips trading kripto.
image3

Bitcoin telah menggantikan Emas untuk melawan Inflasi (Chamath Palihapitiya - Mantan Eksekutif Facebook)

Published at October 2021
Content Category : Cryptocurrency
Cara Daftar Akun Indodax

Chamath Palihapitiya,  Mantan Eksekutif Facebook,yang juga merupakan CEO Social Capital berpendapat bahwa Bitcoin secara efektif telah menggantikan emas sebagai aset bernilai tinggi untuk melawan inflasi fiat money.

Hal itu disampaikan kepada CNBC pada ajang Konferensi Delivering Alpha (30/9/2021).

“Saya yakin, bahwa Bitcoin telah menggantikan emas dan itu akan terus berlanjut” ujar Chamath Palihapitiya

Sejak tahun 2019, Chamath Palihapitiya memang dikenal sebagai pembela kripto, khususnya Bitcoin. Baginya aset kripto itu akan terus menggantikan emas sebagai kelas aset untuk melawan inflasi.

Namun demikian, di acara itu ia enggan berspekulasi berapa harga Bitcoin di masa depan.

Baginya, Bitcoin yang saat ini menjadi bagian terpadu pada neraca keuangan besar seperti Tesla dan MicroStrategy, justru akan menyelamatkan nilai bisnis perusahaan, karena tidak bergantung pada aset lain seperti dolar AS ataupun emas.

“Bitcoin bisa menjadi sangat besar di masa depan, kita harus terus memperhatikannya,” tegas Chamath Palihapitiya.

Momen terbaik bagi Bitcoin datang sejak Oktober 2020 lalu, dimana PayPal memutuskan untuk mendukung perdagangan Bitcoin dan kripto lainnya di aplikasi PayPal.

Hal itu ditanggapi positif oleh Chamath Palihapitiya. ujarnya: langkah itu kelak akan diikuti oleh perusahaan bank.

Dan ucapan Palihapitiya terbukti, pada Juni 2021 misalnya, New York Digital Investment Group (NYIG) anak perusahaan investasi Stone Ridge bekerjasama dengan perusahaan penyedia jasa keuangan, National Cash Register (NCR).

Kerjasama itu memungkinkan 650 bank di Amerika Serikat yang menggunakan layanan NCR bisa memberikan layanan jual-beli Bitcoin kepada jutaan nasabahnya.

Bagikan :

CONVERSATION