Blog dapat menampilkan iklan secara random, abaikan jika melihat iklan Binary Options seperti Binomo dan sejenisnya.

Penambang Bitcoin mulai meninggalkan Kazakhstan

Published at February 2022
Category : Bitcoin Crypto Mining

Presiden Asosiasi Nasional Industri Blockchain dan Pusat Data Kazakhstan, Alan Dorjiyev, mengatakan bahwa: penambang kripto dibebani oleh permasalahan pasokan energi dan ekspektasi peningkatan pajak.

Asosiasi yang dipimpin Alan Dorjiyev ini mewakili perusahaan-perusahaan besar yang terlibat dalam industri penambangan aset digital.

Perusahaan-perusahaan tersebut menguasai 70% penambangan kripto di Kazakhstan.

Kazakhstan akan mengenakan pajak terhadap penambang kripto sebesar 10 tenge (US$0,02) per kWh listrik yang dihasilkan oleh sumber energi domestik. Energi listrik sumber impor dikenakan 5 tenge per kWh.

Keringanan pajak bagi listrik yang bersumber dari gas alami serta energi terbarukan, kecuali tenaga hidro, bernilai sebesar 3 tenge per kWh bila pembuat kebijakan menerapkan perubahan tersebut.

Pada tahun 2021 lalu, pihak berwenang di Nur-Sultan, ibukota Kazakhstan, menerapkan biaya 1 tenge (US$0,002) per kWh listrik yang digunakan untuk menambang kripto.

Seperti yang diketahui, Kazakhstan telah menjadi pusat penambangan kripto setelah keputusan Tiongkok melarang industri penambangan kripto pada bulan mei 2021 lalu.

Negara itu awalnya merangkul perusahaan penambang, tetapi akhir-akhir ini menyalahkannya atas kelangkaan energi yang melanda Kazakhstan.

Untuk menangani kelangkaan energi, pemerintah Kazakhstan telah menggenjot import listrik dari Rusia dan menutup penambangan kripto ilegal.

Atas perintah Presiden Kassym Jomart Tokayev, Kementerian Energi, Badan Pengawan Keuangan dan otoritas lainnya turut mengincar penambang kripto ilegal.

Alan Dorjivev juga mengatakan bahwa Kazakhstan perlahan-lahan menjadi yurisdiksi yang tidak mendukung bisnis penambangan kripto.

Alan Dorjivev mengingatkan negara itu akan kehilangan posisinya sebagai pemimpin bagi daya komputasi jaringan Bitcoin.

Per-Agustus 2021, pangsa pasar hashrate global Kazakhstan mencapai 18%, kedua terbesar setelah Amerika Serikat.

Demi meredam protes akibat kenaikan harga BBM pada awal Januari, pemerintah Tokayev menutup sementara bank dan membatasi akses internet. dan kebijakan ini berdampak terhadap sektor penambangan kripto.

Trading di Akhir Pekan dengan Exness
Beli Kripto pakai Kartu Kredit
Beli Kripto pakai Gopay
Beli Kripto pakai OVO
Beli Kripto dengan Paypal dan 350+ Metode Pembayaran lainnya

CONVERSATION