Kredit Instant hingga 30 Juta!
Trading dengan Broker Terbaik

G7 mempertegas Sanksi Rusia melalui Kripto

6 March 2022 ()

Negara-Negara G7 (Prancis, Italia, Jerman, Inggris, AS, Jepang, dan Kanada) dikabarkan sedang merumuskan cara untuk menghentikan Individu dan Perusahaan yang menggunakan Kripto untuk menghindari Sanksi Barat terhadap Rusia. baca : Bitcoin adalah solusi Rusia mengatasi sanksi AS ?

“Masalahnya diketahui dan kami sedang mengerjakannya, ini tentang mengisolasi Rusia secara maksimal di semua tingkatan dan memiliki kemampuan maksimum untuk memberikan sanksi” ujar Christian Lindner, Menteri Keuangan Jerman, dalam sebuah wawancara dengan Welt TV.

Minggu ini, Departemen Keuangan AS juga mengatakan bahwa mereka sedang memantau upaya Rusia untuk menggunakan Kripto sebagai upaya menghindari Sanksi.

“Kami akan terus melihat bagaimana Sanksi bekerja dan mengevaluasi apakah ada kebocoran atau tidak, dan kami memiliki kemungkinan untuk mengatasinya,” ujar Menteri Keuangan AS, Janet Yellen.

Ke-27 negara Uni Eropa telah memberlakukan 4 paket Sanksi terhadap Rusia, termasuk pembekuan Aset Bank of Russia serta pemutusan 7 Bank Rusia dari Sistem Pembayaran Internasional SWIFT.

Terkait : Bank Central Rusia : Alternatif SWIFT sudah Siap!

“Kami mengambil tindakan, khususnya pada Kripto yang tidak boleh digunakan untuk menghindari Sanksi keuangan yang diputuskan oleh 27 Negara Uni Eropa,” ujar Bruno Le Maire, Menteri Keuangan Prancis.

Bruno Le Maire juga mengatakan bahwa Sanksi terhadap Rusia sangat efektif, menyatakan bahwa itu telah mengacaukan sistem keuangan Rusia dan melumpuhkan kemampuan Bank Rusia untuk melindungi Rubel.

HARGA BITCOIN SAAT INI : 


HARGA ETHEREUM SAAT INI : 


Tertarik untuk memiliki Bitcoin atau Ethereum ? Anda bisa membelinya di BinanceTokocrypto, dan Indodax, 3 Bursa Kripto yang saat ini paling banyak digunakan oleh Investor / Trader di Indonesia.

Bursa Kripto lainnya silahkan lihat DISINI

Tags : Bruno Le Maire Christian Lindner Crypto G7 Janet Yellen Kripto Rusia-Ukraina SWIFT