Kredit Instant hingga 30 Juta!
Trading dengan Broker Terbaik

Sanksi Rusia dapat mendorong laju CBDC Negara-Negara Lain

21 March 2022 ()

Sejak invasi Rusia ke Ukraina, AS dan Sekutu dengan keras telah memberikan Sanksi terhadap Rusia, terutama Sanksi Keuangan dengan memblokir Rusia dari Sistem Pembayaran Internasional (SWIFT).

Yang membuat Rusia tidak lagi bisa memproses Impor-Ekspor dan Valuta Asing, karena semua masih bergantung dengan US Dollar.

Hiromi Yamaoka, Board Director at Future Corp, berpendapat bahwa Sanksi yang menggunakan Infrastruktur Keuangan tidak boleh digunakan secara berlebihan untuk menjaga Efektivitas.

“Senjata yang paling Efektif dan Kuat adalah pembekuan Cadangan Devisa Rusia.”

Tentunya Sanksi tersebut berdampak ke sisi Politik dan Keamanan Negara tersebut, karena hambatan Infrastruktur Keuangan Global.

Bisa saja, dengan dimulai oleh China, Negara lain akan mulai menggunakan dan mempromosikan CBDC mereka untuk penyelesaian Lintas Negara, jadi tidak lagi bergantung dengan US Dollar.

Hiromi Yamaoka pun berpandangan bahwa China bisa saja dengan Yuan Digital menjadi pusat semua itu.

Dimana China juga mengatakan bahwa, salah satu tujuan utama dihadirkannya Yuan Digital adalah untuk membantu Negara Asia meningkatkan Transaksi dalam Yuan, daripada US Dollar.

Langkah tersebut telah dilakukan, dimulai dan diperkenalkan ke Internasional selama Olimpiade Musim Dingin lalu dan sudah digunakan oleh lebih dari 260 juta orang di China.

CBDC semakin jelas terlihat sebagai solusi untuk Negara-Negara yang menolak Dominasi US Dollar.

HARGA BITCOIN SAAT INI : 


HARGA ETHEREUM SAAT INI : 



Tertarik untuk memiliki Bitcoin atau Ethereum ? Anda bisa membelinya di BinanceTokocrypto, dan Indodax, 3 Bursa Kripto yang saat ini paling banyak digunakan oleh Investor / Trader di Indonesia.

Bursa Kripto lainnya silahkan lihat DISINI

Tags : CBDC Crypto Kripto Rusia-Ukraina SWIFT