Kredit Instant hingga 30 Juta!
Trading dengan Broker Terbaik

Hukuman bagi pengguna Energi Bersubsidi untuk Penambang Kripto di Iran

19 April 2022 ()

Iran telah mengalami krisis energi dalam beberapa tahun terakhir, yang menjadikan Pemerintah Iran kini akan meningkatkan hukuman untuk penggunaan energi bersubsidi dalam penambangan kripto.

Tehran Times, melaporkan bahwa Pemerintah Iran kini tengah berencana untuk secara drastis meningkatkan tarif denda bagi operator pertambangan yang menggunakan listrik bersubsidi.

Dan pejabat dari Perusahaan Pembangkit Listrik, Distribusi, dan Transmisi Iran. Mohammad Khodadadi Bohlouli mengatakan: "Setiap penggunaan listrik bersubsidi, yang ditujukan untuk pelanggan rumah tangga, industri, pertanian dan komersial, untuk penambangan kripto dilarang."

Denda penggunaan energi bersubsidi untuk pertambangan Kripto akan naik minimal 3x, maksimal 5x lipat.

Pelanggaran berulang dapat menyebabkan pencabutan izin usaha, bahkan hingga mempenjarakan pelaku.

Operasi penambangan Kripto di Iran legal dan telah memproses ijin ijin sejak 2019, dan pada januari 2020, Kementerian Perindustrian, Pertambangan dan Perdagangan telah menerbitkan lebih dari 1.000 izin pertambangan Kripto.

Namun sayangnya sejumlah Penambang Kripto nakal, baik yang memiliki ijin secara legal maupun ilegal, malah menggunakan listrik rumah tangga untuk aktivitas penambangan Kripto.

Tentunya hal ini menimbulkan masalah besar bagi sektor sumber daya listrik di Iran, sebab mereka mengonsumsi listrik lebih dari 600 MW.

Ditambah dengan kondisi Iran yang kering dan minim curah hujan, maka tidak heran jika akhirnya pemerintah Iran pun kini semakin memperketat aturan penambangan Kripto.

Tags : Crypto Crypto Miner Kripto Miner Mining