Kredit Instant hingga 30 Juta!
Trading dengan Broker Terbaik

Ukraina membatasi pembelian Aset Kripto

25 April 2022 ()

Bank Nasional Ukraina tampaknya terus mengambil langkah untuk mencegah arus keluar modal di tengah darurat militer, dengan kini memberlakukan pembatasan besar pada pembelian aset Kripto .

Berdasarkan laporan Cointelegraph, Bank Sentral Ukraina secara resmi telah mengumumkan pembatasan pada operasi lintas batas, melarang individu membeli aset kripto seperti Bitcoin dengan mata uang fiat.

Ukraina mengijinkan pembelian Bitcoin dan aset Kripto lainnya hanya dengan menggunakan mata uang asing, dengan total pembelian bulanan terbatas pada 100.000 UAH  (mata uang Ukraina) atau sekitar 3300 us dolar). 

Dengan pembatasan transaksi semacam ini, bank sentral bertujuan untuk mencegah arus keluar modal yang tidak produktif di tengah darurat militer.

"Perubahan yang relevan akan membantu meningkatkan pasar valuta asing, yang merupakan prasyarat yang diperlukan untuk mengurangi pembatasan di masa depan, serta mengurangi tekanan pada cadangan internasional Ukraina," tulis Bank Nasional Ukraina .

Bank sentral mengakui bahwa kebutuhan transaksi internasional telah meningkat secara drastis di tengah darurat militer, dengan jutaan warga dipaksa meninggalkan Ukraina, namun Bank Nasional Ukraina tidak mampu membeli arus keluar modal yang tidak produktif.

Beberapa bank Ukraina telah mengadopsi pembatasan ini, dan menurut beberapa sumber, melaporkan bahwa PrivatBank, bank komersial terbesar di Ukraina,telah melarang nasabahnya membeli Bitcoin dengan UAH sejak pertengahan Maret.

HARGA BITCOIN SAAT INI : 



Tertarik untuk memiliki Bitcoin ? Anda bisa membelinya di BinanceTokocrypto, dan Indodax, 3 Bursa Kripto yang saat ini paling banyak digunakan oleh Investor / Trader di Indonesia.

Bursa Kripto lainnya silahkan lihat DISINI

Tags : Crypto Kripto Rusia-Ukraina