Blog dapat menampilkan iklan secara random, abaikan jika melihat iklan Binary Options seperti Binomo dan sejenisnya.

Klarifikasi CEO Coinbase terkait Rumor Kebangkrutan & Penggunaan Dana Nasabah

Published at May 2022
Category : Crypto

Saat ini Coinbase sedang menarik perhatian banyak investor dengan rumor kebangkrutan

Hal ini menjadi ramai setelah Coinbase memperbarui laporan terbukanya yang menyatakan : bahwa jika Coinbase mengalami kebangkrutan, Coinbase akan diperbolehkan untuk mempertimbangkan penggunaan dana nasabah atau pengguna platformnya sebagai kreditur atau penjaga dana perusahaan.

Yang jelasnya tertulis :

“Jika terjadi kebangkrutan, aset kripto yang disimpan pada Coinbase dapat dianggap sebagai aset perusahaan dalam pendapatan kebangkrutan, dan pengguna dapat dianggap sebagai kreditur tanpa jaminan. Kreditur tersebut akan dibayar terakhir jika terjadi kebangkrutan dan akan menjadi terakhir yang dibayar jika masih ada uang.”

Kondisi inilah yang memicu kepanikan investor dan menimbulkan keramaian di Twitter, banyak pengguna yang menyatakan bahwa menyimpan dana di Coinbase adalah langkah yang berisiko tinggi.

CEO Coinbase, Brian Amstrong, melalui akun twitternya telah mengklarifikasi perihal ini.

Brian Armstrong menanggapi keramaian ini dengan menyatakan bahwa Coinbase jauh dari bangkrut.

Dan menjelaskan bahwa pernyataan baru pada laporan terbuka tersebut adalah kewajiban yang diminta oleh Securities and Exchange Commission atau SEC.

Penggunaan dana pengguna adalah sebuah kemungkinan jika disetujui oleh pihak berwenang.

Dan Brian Armstrong juga memastikan bahwa Coinbase akan tetap menjaga kepentingan investor, tidak hanya institusi namun ritel secara adil.

Yang diakhiri dengan permintaan maaf terkait kondisi ini dan memastikan bahwa Coinbase akan tetap aman dan mengembangkan kualitas keamanannya terutama dari sisi pengamanan dana.

Setelah pernyataan tersebut, Coinbase mengalami kondisi buruk pada nilai sahamnya.

Saham Coinbase turun 15% dalam 24 jam terakhir, koreksi terjadi bersamaan dengan publikasi laporan terbukanya yang menyatakan bahwa Coinbase mengalami kerugian hingga $430 Juta dalam kuartal pertama tahun ini.

Secara keseluruhan, Saham Coinbase turun hingga 70% bersama mayoritas saham teknologi Amerika lainnya.

Pendapatan dari Coinbase yang turun 27% menjadi $1.17 milyar di kuartal pertama 2022 disebabkan oleh penurunan angka pengguna.

Penggunanya mengalami penurunan 19% menjadi 9,2 juta pengguna yang membuat volume transaksi Coinbase terus turun.

Dan penurunan ini juga dipicu oleh pasar kripto yang sedang mengalami koreksi signifikan.

Untuk Coinbase sendiri, Brian Armstrong memberi alternatif kepada pengguna untuk menggunakan cold wallet dari Coinbase agar investor tidak menyimpan dana di Coinbase, namun di cold wallet sendiri.

Trading di Akhir Pekan dengan Exness
Beli Kripto pakai Kartu Kredit
Beli Kripto pakai Gopay
Beli Kripto pakai OVO
Beli Kripto dengan Paypal dan 350+ Metode Pembayaran lainnya

CONVERSATION