Blog dapat menampilkan iklan secara random, abaikan jika melihat iklan Binary Options seperti Binomo dan sejenisnya.

Kondisi El-Savador ditengah penurunan tajam Bitcoin

Published at May 2022
Category : Bitcoin Crypto

Seperti yang diketahui, jika El-Savador adalah Negara yang telah melegal-tenderkan aset Kripto Bitcoin.

Menjadikan Bitcoin alat pembayaran yang sah dan telah membeli Bitcoin sejak September 2021.

Berdasarkan data yang terpublikasi, El-Savador telah memiliki 2.301 Bitcoin dengan total pembelian sekitar $103 juta.

Dengan kondisi saat ini, berdasarkan laporan Bloomberg, El Salvador tengah mengalami kerugian hingga $37 juta, dan Bitcoin yang dimiliki sekitar $66 juta.

Kondisi saat ini tengah merugikan pemerintah negara yang kekurangan uang untuk menutupi pembayaran bunga berikutnya kepada pemegang obligasi.

Hal ini menunjukkan peningkatan risiko yang ditimbulkan karena eksperimen kripto.

Kerugian yang tercatat saat ini pun hanya memiliki perbedaan sedikit dengan hutang luar negeri EL Salvador yang jatuh tempo pada 15 Juni 2035 senilai $38,25 juta.

“ Ini aset yang fluktuatif dan keputusan ini sepenuhnya ada di tangan presiden, dia membeli lewat ponsel dan berharap ambil keuntungan saat ada penurunan, tetapi ia tidak melakukannya dengan benar. ketika dia membeli ada penurunan yang lebih besar“ ujar mantan Kepala Bank Sentral El Salvador, Carlos Acevedo.

Menurut Carlos Acevedo, pemerintah masih bisa melakukan pembayaran jatuh tempo dengan kombinasi pinjaman dan cadangan kas, reformasi pensiun potensial atau memanfaatkan hak penarikan khusus dengan IMF.

El Salvador sendiri tengah berutang bunga $382 juta kepada pemegang obligasi tahun ini, juli akan menjadi bulan terberat untuk pembayaran karena jatuh tempo senilai $183 juta.

Menurut Bank Sentral, per-april 2022 negara masih memiliki cadangan senilai $3,4 miliar.

Pemerintah pun berencana untuk mengumpulkan $1 miliar dengan obligasi yang didukung Bitcoin, meskipun tidak jelas apakah ini akan berhasil jika melihat  kondisi pasar kripto saat ini.

Keputusan Presiden El-Savador, Nayib Bukule melegalkan Bitcoin sebagai alat pembayaran sejatinya memang kontroversial, karena fluktuasi Bitcoin dianggap bukan pilihan yang bijak untuk sebuah Negara.

Presiden sudah diperingkatkan pejabat AS, sektor perbankan, dan Dana Moneter Internasional serta warganya sendiri, namun Presiden tidak ambil pusing dan terus menjalankan rencananya.

Presiden Nayib Bukule juga telah meluncurkan proposal untuk Bitcoin City.

Selain merugi saat ini, keputusan Presiden terhadap Bitcoin telah menghambat pembicaraannya dengan IMF untuk fasilitas dana yang diperpanjang.

Dan sejak saat itu, Spread pada credit default swap negara (sejenis asuransi terhadap pembayaran yang terlewatkan) telah meningkat lebih dari 20 poin persentase, menyiratkan peluang 87% untuk gagal bayar dalam tahun ke depan.

Trading di Akhir Pekan dengan Exness
Beli Kripto pakai Kartu Kredit
Beli Kripto pakai Gopay
Beli Kripto pakai OVO
Beli Kripto dengan Paypal dan 350+ Metode Pembayaran lainnya

CONVERSATION