Blog dapat menampilkan iklan secara random, abaikan jika melihat iklan Binary Options seperti Binomo dan sejenisnya.

Ekonom Deutsche Bank : Resesi AS berpotensi terjadi Tahun Depan

Published at May 2022
Category : Forex Trading

Ekonom Deutsche Bank mengingatkan bahwa AS akan menderita resesi hebat tahun depan.

Namun , sejumlah bank swasta besar lain, seperti  Goldman Sachs dan JPMorgan, lebih optimis soal prospek masa depan ekonomi AS.

News.Bitcoin.com, dalam laporan yang diterbitkan pada selasa april kemarin, Deutsche Bank memrediksikan kelesuan ekonomi AS yang lebih mendalam dibanding prediksi sebelumnya.

Ekonom bank tersebut, termasuk David Folkerts Landau, kepala ekonomi dan riset, menjelaskan mengapa resesi mendatang akan lebih parah dari yang diperkirakan.

David Folkerts Landau menggambarkan, “Kami akan mendapat resesi besar, tetapi pandangan kuat kami adalah semakin cepat dan agresif Federal Reserve bertindak, semakin berkurang kerusakan jangka panjang yang terjadi terhadap ekonomi AS.”

Laporan itu menjelaskan akan butuh waktu lama sebelum inflasi turun kembali ke tingkat 2% sesuai sasaran The Fed.

Para ekonom mengingatkan bank sentral AS berpeluang besar melakukan pengetatan moneter paling agresif sejak tahun 1980an.

Hal tersebut diduga akan mendorong ekonomi AS ke resesi signifikan tahun depan.

Ekonom Deutsche Bank merinci, “Kami berasumsi secara konservatif bahwa suku bunga The Fed memasuki rentang 5 hingga 6% akan cukup untuk mengakibatkan resesi.

Hal ini sebab proses pengetatan moneter akan didukung oleh pengurangan neraca uang The Fed.”

Di sisi lain, sejumlah bank swasta besar lebih optimis dibanding Deutsche Bank.

Belum lama ini, Goldman Sachs memperkirakan ada peluang 35% terjadi resesi dalam 2 tahun mendatang, Ekonom Goldman mengaku akan sulit menurunkan laju inflasi.

Mereka menulis, ekonomi AS tidak membutuhkan resesi melainkan pertumbuhan yang pelan hingga ke tingkat dibawah laju yang dapat mengakibatkan inflasi.

Jacob Manoukian, kepala strategi investasi JPMorgan, mengatakan resesi dalam waktu dekat mungkin terjadi tetapi dengan peluang kecil.

Sementara itu, kepala strategi investasi Bank of America, Michael Hartnett, berpendapat kejutan resesi akan datang.

Michael Hartnett menambahkan, bahwa dalam konteks ini, uang tunai, volatilitas, komoditas, dan mata uang kripto dapat mengungguli pasar obligasi dan saham.

Menanggapi potensi Resesi AS, Robert Kiyosaki, investor dan penulis buku Rich Dad Poor Dad, menyarankan untuk membeli Bitcoin, emas dan perak untuk menghadapinya.

Trading di Akhir Pekan dengan Exness
Beli Kripto pakai Kartu Kredit
Beli Kripto pakai Gopay
Beli Kripto pakai OVO
Beli Kripto dengan Paypal dan 350+ Metode Pembayaran lainnya

CONVERSATION