Trading dengan Broker Terbaik

3 Raksasa Keuangan ini akan meluncurkan Platform Perdagangan Kripto

8 June 2022 ()

Perkembangan besar terbaru Adopsi Kripto kali ini datang dari 3 Raksasa Keuangan, yaitu Citadel Securities, Fidelity Investments, dan Charles Schwab yang akan berkolaborasi untuk meluncurkan Platform Perdagangan Kripto.

Ketiga Raksasa Keuangan ini akan bergabung dengan Virtu Financial untuk meluncurkan Platform Perdagangan Kripto yang akan memungkinkan Broker Retail menawarkan Eksekusi Kripto.

Citadel Securities dan Virtu Financial mengembangkan penawaran yang akan mencakup Bitcoin dan Aset Kripto lainnya. Fidelity Investments dan Charles Schwab akan membantu proses melalui infrastruktur yang ada, yang memungkinkan Produk mencapai daya tarik massal.

Selain itu, Proyek ini juga akan mendatangkan Perusahaan Modal Ventura Sequoia Capital and Paradigm, serta beberapa Pialang Retail lainnya.

Charles Schwab Corp mengkonfirmasi kepada Reuters pada Email melalui juru bicara Mayura Hooper, “Perusahaan telah membuat Minoritas Investasi Strategis Pasif dalam Usaha Aset Digital baru, karena percaya ada minat yang cukup besar dalam Kripto”

“Kami tahu ada minat yang signifikan dalam ruang Kripto ini, dan kami akan berupaya berinvestasi di Perusahaan dan Teknologi yang bekerja untuk menawarkan akses dengan fokus peraturan yang kuat dan dalam lingkungan yang aman.”

Juru Bicara Fidelity Investments, Susan Coburn. mengatakan bahwa "Perusahaan mendukung upaya dalam Industri untuk menyediakan Opsi untuk Sumber Likuiditas bagi Klien kami."

CITADEL SECURITES

Citadel Securities dimiliki oleh Kenneth C. Griffin. (Ken Griffin), yang sebelumnya sangat anti dengan Kripto, namun akhirnya melunak juga dalam belakangan waktu terakhir.

Tidak lama setelahnya benar saja Perusahaan Besarnya Citadel Securities masuk ke Industri Kripto.

Terkait : Ken Griffin, Milliader sekaligus Kritikus Kripto yang kini telah mengakui kegunaan Kripto.

Saat ini Ken Griffin berada di Peringkat ke-41 dalam Bloomberg Billionaires Index dengan perkiraan kekayaan bersih sekitar $30,2 miliar atau setara 434 triliun Rupiah.

FIDELITY INVESTMENT

Sedangkan Fidelity Investments, memang Perusahaan ramah Kripto yang terus memantapkan langkahnya di Industri, beberapa langkah besar adalah dengan Produk yang mengijinkan Karyawan di Perusahaan AS yang berminat berinvestasi di Bitcoin, tanpa perlu membeli Bitcoin, menggunakan skema “401(k)”.

Skema yang memungkinkan Karyawan menyisihkan sebagian dari Gaji setiap bulan untuk berinvestasi sebagai Dana Pensiun mereka, yang akan dicairkan ketika sudah berhenti bekerja.

Produk Investasi jenis ini adalah kali pertama Amerika Serikat, termasuk di Dunia.

Fidelity Investment bersandar pada sejumlah Penelitian dan Jajak Pendapat kepada para Investor, khususnya kepada Perusahaan dan Karyawan.

“Fidelity percaya bahwa Teknologi Blockchain dan Aset Kripto akan menjadi bagian yang jauh lebih besar daripada Masa Depan Industri Keuangan,” ujar Dave Gray, Kepala Penawaran dan Platform Pensiun Fidelity.

Terkait : Kementerian Ketenagakerjaan AS mengkhawatirkan Bahaya Dana Pensiun Bitcoin besutan Fidelity

Kemudian, ditengah Pasar Kripto Bearish, Fidelity Investments,  Berekspansi dengan Fidelity Digital Assets.

Fidelity Digital Assets yang diperkirakan memiliki sekitar 200 karyawan, baru-baru ini mengonfirmasi jika ingin mengisi 210 posisi baru dalam Layanan Klien, Teknologi, dan Operasi yang akan Fokus pada Aset di luar Bitcoin.

Presiden Fidelity Digital Assets, Tom Jessop, mengkonfirmasi berita tersebut, dan menjelaskan bahwa: “Seiring permintaan Aset Digital terus tumbuh dan berkembang, kami akan terus memperluas upaya Perekrutan kami.”

Pertengahan Februari lalu, Fidelity International meluncurkan produk yang diperdagangkan di Bursa Bitcoin (ETP)  Eropa yang disebut Fidelity Physical Bitcoin ETP (FBTC), yang disebut-sebut sebagai Produk termurah dari jenisnya di Eropa.

Sebelumnya juga, di bulan Januari lalu, Fidelity telah mengajukan aplikasi dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk Dana yang diperdagangkan di Bursa (ETF), yang disebut Fidelity Metaverse ETF, yang bertujuan memantau kinerja Perusahaan Publik yang mengembangkan dan memasarkan Produk Metaverse. 

Fidelity Investment dimiliki oleh Edward Johnson III

CHARLES SCHWAB 

Charles Schwab adalah Perusahaan Jasa Keuangan Multinasional Amerika yang memiliki lebih dari 360 cabang.

Merupakan Lembaga Perbankan terbesar ke-7 di Amerika Serikat dengan 33,8jt Akun Pialang, 2,3jt Peserta Program Pensiun Perusahaan, 1,7jt Rekening Perbankan, dan $7,28 Aset Klien saat ini ditulis per 8 Juni 2022.

Didirikan pada tahun 1971 oleh Charler Robert Schwab, Sr. 

Perusahaan memanfaatkan Deregulasi Keuangan tahun 1970-an untuk merintis Penjualan Diskon Sekuritas Ekuitas.

Bank berkembang ke Seattle sebelum Ekspansi Ekonomi 1980-an, membiayai Investasi Bank dalam Teknologi, Otomatisasi, dan Pencatatan Digital.

Dibeli oleh Bank of America pada tahun 1983 seharga $55jt, dan 3 tahun setelahnya dibeli kembali oleh Charler Robert Schwab, Sr.  seharga $280jt.

VIDEO :


HARGA BITCOIN SAAT INI : 


HARGA ETHEREUM SAAT INI : 


Tertarik untuk memiliki Bitcoin atau Ethereum ? Anda bisa membelinya di BinanceTokocrypto, dan Indodax, 3 Bursa Kripto yang saat ini paling banyak digunakan oleh Investor / Trader di Indonesia.

Tags : 401(k) Charles Schwab Citadel Securities Crypto Crypto Adoption Edward Johnson III Fidelity Ken Griffin Kripto Paradigm Partnership Sequoia Capital Tom Jessop Virtu Financial