Trading dengan Broker Terbaik

CEO Soros Fund : Ethereum siap untuk memimpin Pasar Kripto (KOK BISA ?)

Published : June 2022

CEO Soros Fund Management, Dawn Fitzpatrick. melayangkan pandangannya mengenai Ethereum yang kemungkinan akan memimpin Pasar Kripto menggeser Bitcoin.

Pandangan ini berlandaskan Upgrade Ethereum 2.0 yang akan merubah Mekanisme Konsensus Proof of Work (PoS) menjadi Proof of Stake (PoS).

Terkait : Vitalik Buterin mengatakan Peluncuran Ethereum 2.0 mungkin diundur kembali

Sedangkan Bitcoin masih tetap menggunakan Mekanisme Konsensus Proof of Work (PoS) yang memerlukan banyak Energi.

Dawn Fitzpatrick berharap Ethereum 2.0 dapat memangkas penggunaan Energi.

Ini adalah alasan utama mengapa Dawn Fitzpatrick lebih menyukainya Ethereum dibandingkan Bitcoin.

Disisi lain, kemampuan untuk membangun Aplikasi terdesentralisasi di Blockchain adalah faktor lain yang membuatnya lebih menarik.

Secara keseluruhan, Dawn Fitzpatrick merasakan Kripto akan terus tumbuh dalam popularitas.

Menurut pendapatnya, Kripto ada di sini untuk tinggal dan telah menyebar ke arus utama.

Dia menekankan dengan Fidelity yang baru saja mengumumkan bahwa Kliennya akan diizinkan untuk menempatkan sebagian dari Dana Pensiun mereka ke dalam Bitcoin. yang dimana hal ini akan sangat mungkin mendorong tingkat Penggunaan Kripto.

Ditengah kondisi Pasar Kripto yang saat ini berada dibawah tekanan, Dawn Fitzpatrick mengatakan bahwa Prospek Jangka Panjang masih Positif.

VIDEO :



Sebagai tambahan dari Pandangan Pribadi.

Jika menggali lebih dalam Konsensus PoS maupun PoW, hal yang lebih pelik sebenarnya adalah dilema Energi dan Keamanan.

Tidak asal melihat PoS sebagai solusi Mutlak.

Hal ini tidak akan mudah, dalam satu muara (Kripto), didalamnya terdapat 2 kubu dengan Prioritas yang berbeda, antara Energi atau Keamanan.

Konsensus PoW memang lebih ramah Energi dan akan membuat proses transaksi lebih cepat bahkan dengan biaya yang lebih rendah. dimana selanjutnya mekanisme yang digunakan untuk menghasilkan sebuah koin atau token adalah dengan cara Staking yang tidak mengharuskan perangkat keras bekerja secara terus menerus, alias tidak ada lagi penambangan.

Sedangkan Proof of Work (PoS) yang memerlukan banyak Energi, yang mekanismenya mengharuskan sebuah perangkat keras harus tetap terus bekerja (menambang) untuk bisa menghasilkan sebuah koin baru, memang sudah sejak lama telah memicu reaksi para pemangku kebijakan terkait secara Global, karena pengaruhnya terhadap Iklim yang menjadikan para penambang dianggap sebagai musuh lingkungan.

PoS sejatinya memiliki celah manipulasi yang tinggi, maka dari itu tidak heran jika Rekor Scam di Dunia Kripto saat ini dipegang oleh Proyek Kripto yang menggunakan atau berada pada Blockchain dengan konsensus PoS.

Desentralisasi PoS bisa dikatakan lebih lemah dibandingkan PoW, yang bisa kita lihat dari seringnya ICO (Initial Coin Offering) yang dikuasai oleh beberapa pihak dengan kepemilikan yang seringkali diatas 50% dari total supply.

Para pihak inilah yang melemahkan sifat desentaralisasi dengan menguasai konsensus dan berpotensi melakukan manipulasi.

Sedangkan pada PoW diasumsikan sulit untuk ada pihak dengan kepemilikan koin atau token diatas 50%, sehingga konsensus bisa berjalan dengan baik dan lebih terhindar dari potensi manipulasi.

HARGA BITCOIN SAAT INI : 


HARGA ETHEREUM SAAT INI : 



Tertarik untuk memiliki Bitcoin atau Ethereum ? Anda bisa membelinya di BinanceTokocrypto, dan Indodax, 3 Bursa Kripto yang saat ini paling banyak digunakan oleh Investor / Trader di Indonesia.

Bursa Kripto lainnya silahkan lihat DISINI

Published at June 2022
Tags : Crypto Crypto Miner Dawn Fitzpatrick ETH ETH 2.0 Ethereum Ethereum 2.0 Fidelity Finance Kripto Miner Soros Fund Vitalik Buterin