Trading dengan Broker Terbaik

Gucci mengajukan Aplikasi Merek Dagang untuk Kripto, NFT, Pakaian Virtual, Fashion Show, dll.

22 June 2022 ()

Perusahaan Produk Mewah kelas Atas, Gucci, baru saja dikabarkan mengajukan 5 Aplikasi Merek Dagang untuk Media yang didukung NFT, Pialang Kripto, Pertukaran, Layanan pasar, Pakaian Virtual, Kendaraan, Real Estate, Peragaan Busana, dan Mata Uang.

Merek Dagang diajukan ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat / United States Patent and Trademark Office (USPTO), terverifikasi oleh cuitan Pengacara Merek Dagang Berlisensi, Michael Kondoudis.

Ini menandai masuknya Perusahaan lebih jauh ke dalam Industri Blockchain.

Pada bulan Mei lalu, Gucci melakukan lompatan lebih jauh ke Sektor Teknologi Blockchain, ketika Italian Fashion House menyatakan akan mulai menerima Pembayaran Kripto di beberapa tokonya di Amerika Serikat.

Tindakan ini merupakan Dukungan Signifikan terhadap Kripto dari merek-merek mewah terkemuka.

Belum lama ini, Kering (Perusahan pemilik Gucci & Balenciaga,), mengatakan bahwa mereka bertujuan untuk menjadi Pionir dalam Ruang Web3 dan telah mengumumkan niat mereka untuk mengambil Kripto, menambahkan NFT, dan terlibat dalam Modal Ventura khusus Web3.

Ini lebih berani daripada LVMH (saingannya), yang telah terjun ke Metaverse.

Walaupun Louis Vuitton, Givenchy, dan Bulgari telah meluncurkan NFT, dan Tag Heuer sekarang sudah menerima Pembayaran dalam bentuk Kripto.

Investasi ke dalam Teknologi Generasi berikutnya dirancang untuk mengamankan merek-merek mewah Kering sebagai Pemimpin tidak hanya di Dunia Fisik atau Online, tetapi juga di Metaverse.

“Kami berpikir bahwa Web3 dan NFT adalah terobosan nyata dan kami ingin menjadi Pionir dalam hal itu”, Ujar Chief Client and Digital Officer Kering, Gregory Bouttte pada Konferensi Pers di Paris

“Kemewahan memiliki peran untuk dimainkan, ada peluang nyata bagi kami untuk menciptakan Produk Digital yang akan menjadi cara untuk mengekspresikan rumah kami”

Kering telah berinvestasi di Haun Ventures, sebuah Perusahaan Modal Ventura yang berfokus pada Web3, yang dibuat oleh Katie Haun, mantan Mitra Perusahaan Modal Ventura Andreessen Horowitz.

Gucci juga telah bekerja sama dengan Roblox, sementara Balenciaga telah bekerja dengan Fortnite.

“Visi kami ada di sekitar 2 Pilar: Metaverse dan Web3, kami pikir Metaverse sudah ada di sini, bukti terbaik adalah Video Game, sekitar 2,5 Miliar orang menggunakan Video Game, Dunia Virtual ini akan semakin Imersif dan hadir dalam kehidupan kita”

“Penurunan NFT juga datang dengan cepat selama setahun terakhir, yang membuat NFT sukses adalah Kreativitas, Kelangkaan, dan rasa kebersamaan yang sangat kuat, nilai-nilai ini sangat dekat dengan nilai kemewahan” 

Di bidang ini Gucci terlihat unggul jika melihat Koleksi NFT Supergucci dan Kolaborasi Direktur Kreatif Gucci, Alessandro Michele, dengan Pengrajin Digital Fiktif Wagmi-san yang tersedia di 10KTF.

Link : https://vault.gucci.com/en-US/story/metaverse

Gucci adalah Italian Fashion House yang didirikan pada tahun 1921 oleh Guccio Gucci.

Merupakan salah satu Italian Fashion House tertua yang masih beroperasi hingga saat ini.

Pada awalnya Perusahaan adalah pemasok perlengkapan berkuda dan pembuat Bagasi, melayani kelas atas Italia yang kaya dengan barang-barang Perjalanan dan Perlengkapan Kuda kelas atas.

HARGA BITCOIN SAAT INI : 

HARGA ETHEREUM SAAT INI : 

Tertarik untuk memiliki Bitcoin atau Ethereum ? Anda bisa membelinya di BinanceTokocrypto, dan Indodax, 3 Bursa Kripto yang saat ini paling banyak digunakan oleh Investor / Trader di Indonesia.

Atau tertarik untuk Trading Aset Kripto ? silahkan cek DISINI.

Tags : Andreessen Horowitz Bulgari Crypto Crypto Adoption Givenchy Gregory Bouttte Gucci Haun Ventures Kripto Louis Vuitton LVMH Metaverse Michael Kondoudis NFT Tag Heuer USPTO Web 3.0 Web3