Trading dengan Broker Terbaik

Memperkuat Posisinya sebagai Stablecoin paling Transparan, Tether mengurangi Kepemilikan Kertas Komersial hingga hampir 60%.

3 July 2022 ()

Tether, Perusahaan penerbit Stablecoin terbesar di Dunia, USDT, telah mengurangi Cadangan Kertas Komersialnya hampir 60%, dari $20 milyar menjadi $8.5 milyar.

Berdasarkan Publikasi Resmi Tether :

Pada 19 Mei, Tether menyediakan Opini Jaminan Triwulanan terbarunya yang menunjukkan Kekuatan Cadangannya, dan mengungkapkan Pengurangan Signifikan dalam Investasi Surat Berharga Komersial.

Hari ini, Perusahaan dengan senang hati membagikan Pembaruan tentang kemajuannya untuk semakin mengurangi Portofolio Kertas Komersialnya.

Saat ini, Tether memiliki 8,4 Miliar dari kepemilikan ini, dimana 5 miliar di antaranya akan berakhir pada 31 Juli.

Hal ini akan menghasilkan Penurunan yang Signifikan dalam Aset Surat berharga Komersial ke Level terendah 3,5 miliar, yang sejalan dengan Komitmen Tether kepada Masyarakat.

Tujuannya tetap untuk membawa Angka ke Nol.

Sementara Surat Berharga dan Cadangan Treasury umumnya dimiliki Aset Likuid dan setara Kas, Treasury AS sekarang akan membuat Persentase yang lebih besar dari Cadangan Tether.

Ini adalah bagian dari Strategi yang lebih besar untuk memastikan bahwa Tether memiliki Portofolio yang terdiversifikasi dengan batasan Eksposur pada masing-masing Penerbit atau Aset.

Ini menunjukkan Komitmen Perusahaan untuk mengurangi Investasi Kertas Komersial dan memvalidasi Bisnis, sebagai bagian dari dorongan berkelanjutan menuju Peningkatan Transparansi untuk Industri Stablecoin, yang dibuat dengan bangga oleh Tether pada tahun 2014.

Ini akan terus tercermin dalam Opini Jaminan di Masa Depan dalam beberapa Bulan mendatang.

Publikasi Resmi : https://tether.to/en/tether-continues-to-reduce-commercial-paper-holdings-as-it-solidifies-its-position-as-the-most-transparent-stablecoin

Surat Berharga adalah Hutang Jangka Pendek tanpa Jaminan yang diterbitkan oleh Entitas Keuangan dan Perusahaan Besar untuk membiayai Kewajiban dan Persediaan serta memenuhi Pengeluaran lainnya, yang tidak didukung oleh apa pun selain kata-kata Penerbit untuk membayar Hutang pada waktu yang disepakati kepada Investor. 

Sebelumnya, Tether pernah dituduh menyembunyikan kebenaran Pasokan USDT dan dukungannya, yang mengarah pada Spekulasi bahwa Tether terkait dengan Perusahaan Keuangan dan Dana Lindung Nilai, dan pada akhirnya Tether didenda $18.5jt karena berbohong mengenai Cadangannya.

Tether menyatakan bahwa Pernyataan itu disalahpahami. mencari absolusi, Tether menerbitkan Catatan Kepemilikannya yang diverifikasi secara independen oleh MHA Cayman.

Dalam laporannya, Tether menyatakan memiliki $39.2 miliar di Treasury dan $4.1 miliar di Deposito, dan lebih lanjut mengklarifikasi bahwa Tether memegang $6.7 miliar di Pasar Uang dan sekitar $3 miliar dalam Pijaman yang dijamin. 

Kapitalisasi Pasar USDT telah turun secara signifikan hampir 20% dari sekitar $82 miliar pada Mei lalu menjadi sekitar $66 miliar saat ini ditulis, berdasarkan data Coinmarketcap.

Kekhawatiran Investor terhadap Stablecoin dipicu oleh Tragedi Keruntuhan Stablecoin UST milik Terra pada Mei lalu.

Terkait : Keruntuhan Stablecoin UST memicu Penurunan Drastis Kapitalisasi USDT

Namun terlepas dari goyahnya kepercayaan Investor terhadap Stablecoin, sampai saat ini USDT tetap merupakan Stablecoin terbesar dengan Volume yang jauh mendominasi, disusul oleh Stablecoin USDC milik Circle, dan Stablecoin BUSD milik Binance.

HARGA USDT SAAT INI : 

HARGA USDC SAAT INI : 

HARGA BUSD SAAT INI : 

Tertarik untuk memiliki Stablecoin USDT, USDC, atau BUSD ? Anda bisa membelinya di BinanceTokocrypto, dan Indodax, 3 Bursa Kripto yang saat ini paling banyak digunakan oleh Investor / Trader di Indonesia.

Atau tertarik untuk Trading Aset Kripto ? silahkan cek DISINI.

Tags : Crypto Kripto Stablecoin Tether USDT