Trading dengan Broker Terbaik

Panduan memulai Trading Forex Part 1

Sesederhana apapun menjelaskan Trading Forex, apabila belum sama sekali mengenal apa itu Forex, jangan berharap bisa belajar secara instant. apalagi mengharapkan trading Forex sebagai solusi jalan pintas untuk kaya mendadak.

Peluang Keuntungan & Resiko Berbanding Lurus

Baca : Resiko dalam Trading Forex itu PASTI

Terlepas dari kemampuan menganalisa, trader yang sudah bertahun-tahun pun masih tetap belajar psikologi trading, kedisiplinan money management, dsb.

Untuk mempermudah panduan ini, akan dibagi dalam 2 kategori saja, dan tidak perlu melakukan invest real money dulu karena prakteknya akan menggunakan akun demo.

2 Kategori tahapan ini adalah : Apa itu Trading Forex dan bagaimana melakukannya. kemudian yang kedua adalah Mengasah Strategi Trading.

Jika sama sekali belum memahami betul apa itu Forex, saya sarankan jangan terburu-buru menggunakan real account. fokus latihan dulu di akun demo. berlatih dengan akun demo pada Forex akan dihadapkan dengan real market yang sama dengan real account, bukan market khusus untuk akun demo.

Invest Your Time before Invest Your Money

1. Pertama, Apa itu Forex dan bagaimana melakukannya :

Secara singkat Forex merupakan kependekan dari Foreign Exchange (pertukaran valuta asing), yang mengartikan bahwa Forex adalah perdagangan antar mata uang dari berbagai negara yang berbeda. Contoh EUR/USD (nilai Tukar EURO terhadap USD)

Dalam skala internasional, perdagangan valuta asing dilakukan oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah, bank-bank sentral, perusahaan-perusahaan multinasional, hingga individual tertentu yang memiliki aset dalam jumlah besar.

Transaksi jual-beli mata uang diantara berbagai pihak itu bukan terjadi di sebuah pasar dengan bangunan fisik, melainkan dalam jaringan tak kasat mata yang disebut Forex. dan Seiring dengan perkembangan teknologi, waktu ke waktu Forex semakin menjangkau lingkup lebih luas. yang kini menjadikan Forex bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja melalui internet.

Pergerakan Harga terjadi berdasarkan tingkat Penawaran & Permintaan, yang disebut Supply & Demand.
  • Jika Permintaan atau Demand Naik, dan ketersediaan (Supply) tidak mencukupi, maka kelangkaan akan menjadikan harga naik.
  • Sebaliknya jika Permintaan atau Demand turun dan tetap, dan ketersediaan (Supply) menumpuk, maka penumpukan akan menjadikan harga turun.

Jadi Pergerakan Harga pada Forex terjadi berdasarkan 2 hal dari diatas, Contoh : saat EUR/USD (Nilai tukar Euro terhadap USD) sedang turun, maka kebanyakan orang akan beranggapan bahwa USD sedang menguat. padahal nyatanya harga dapat turun karena memang ketersediaan (supply) Euro sedang menumpuk, sedangkan permintaan (demand) untuk Euro menurun.

Sedangkan untuk Mekanismenya, pergerakan harga terjadi dari Trader ke Broker, dari Broker diteruskan ke Broker lain yang lebih besar, barulah kemudian diteruskan ke Bank-Bank besar atau institusi keuangan besar dimana harga terbentuk.

Nah, setelah sudah mengerti apa itu Forex dan apa Dasar Pergerakannya, bagaimana cara melakukan dan mengambil kesempatan dari Pergerakan Harga yang Terjadi ?

Yang pasti dibutuhkan Kemampuan untuk menganalisa kemana pergerakan harga selanjutnya, bukan tebak-tebakan ya, pergerakan harga murni terjadi atas dasar penjelasan diatas. jadi tidak bisa sembarangan asal tebak harga naik atau turun.

Analisa dalam Forex secara umum terbagi menjadi 3 jenis, yaitu :

1. Analisa Fundamental : merupakan analisa yang diberlakukan berdasarkan berbagai hal yang bisa mempengaruhi data ekonomi, seperti kalendar ekonomi, berita, kondisi negara, pelaku besar dunia ekonomi, dsb. seperti misalnya tingkat suku bunga suatu bank sentral, inflasi, dan data-data lain yang merangkum aktivitas ekonomi. termasuk bencana alam dan gejolak politik. jadi intinya analisa ini adalah berdasarkan berbagai hal yang bisa memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan harga pasar. 

2. Analisa Teknikal : analisa yang dilakukan berdasarkan pola pergerakan harga untuk menentukan prospek membuka posisi trading.

3. Sentimen Pasar : yang akhir-akhir ini sedang sering digunakan untuk melengkapi analisa Fundamental dan Teknikal. sentimen pelaku pasar bisa dilihat dengan indikator tertentu misalnya Indeks Sentimen Spekulatif Pasar (Rasio Jual atau Beli) yang biasanya sudah disediakan oleh Broker. dari Popularitas, tentu Analisa Sentimen Pasar masih jauh dibandingkan Analisa Fundamental dan Analisa Teknikal.

Tidak ada jenis Analisa terbaik, semuanya saling melengkapi. solusi terbaik adalah memadukan analisa Teknikal, Fundamental, dan Sentimen Pasar.

Lebih Lengkap mengenai Analisa silahkan Baca : Jenis Analisa dalam Trading Forex

Setelah sudah mengerti dasar-dasar untuk melakukan Analisa, apa yang harus saya lakukan untuk memulai Praktek dengan Akun Demo ?

Sebelumnya pastikan anda memiliki dan menggunakan Perangkat Komputer atau Laptop dengan Koneksi Internet yang Stabil, menggunakan HP / Tablet akan membatasi banyak hal penting terkait. dan silahkan baca dulu beberapa hal penting yang wajib dimengerti dibawah ini, karena akan terkait dalam pemilihan Broker dan jenis akun, yaitu :

Setelah sudah membaca dan mengerti dasar-dasar diatas, silahkan melakukan registrasi pada salah satu Broker untuk membuat akun Demo, usahakan memilih broker yang banyak digunakan oleh Trader Indonesia misalnya atau Exness, FBS atau XM. setelah terdaftar pada salah satu Broker, silahkan Download Software Metatrader 4 (MT4) langsung pada situs Broker Terkait.

Saya pribadi menggunakan Exness, karena lengkapnya instrument yang disediakan, tidak ada biaya apapun, proses deposit dan withdraw yang cepat yang bahkan bisa dilakukan pada hari sabtu dan minggu. customer service yang quick repond, interface web dan applikasi yang soft dan user friendly, dsb. yang saya rasa secara keseluruhan sangat unggul dibandingkan broker forex lainnya.

Setelah memiliki akun, akan diperlukan sebuah applikasi yang disebut Metatrader untuk melakukan trading.

Apa itu Metatrader ?

Metatrader adalah sebuah Software atau Applikasi yang merupakan terminal atau penghubung antara Trader dan Sistem Server Broker secara online.
Dengan Metatrader, proses trading akan jauh sangat lebih mudah dan cepat, serta berbagai fitur canggih untuk melakukan analisa maupun eksekusi order. software Metatrader ini bukan buatan Broker Forex tertentu, melainkan oleh perusahaan pengembang perangkat khusus untuk perdagangan Forex, yaitu Metaquotes. Situs Resmi Metaquotes :  

Saat ini Metatrader tersedia dalam 2 Versi, yaitu Metatrader 4 (MT4) dan Metatrader 5 (MT5) :
  • Metatrader 4 (MT4) : Dirilis pada tahun 2005 dan dirancang khusus untuk trading forex, future, dan CFD. Popularitasnya terus meluas hingga menjadi platform trading favorit yang paling banyak digunakan oleh kalangan trader di dunia. awal tahun 2018, Metaquotes menghentikan penjualan lisensi MT4 dan tidak akan merilis update baru untuk platform trading ini. Ke depan, Metaquotes hanya akan mengimplementasikan fungsi baru dan perbaikan di Metatrader 5.
  • Metatrader 5 (MT5) : Dirilis pada tahun 2010 sesuai dengan perkembangan terkini dalam teknologi forex. banyak yang mengira kalau MT5 ini adalah versi terbaru dari MT4 (upgrade), padahal MT5 dirancang untuk melakukan berbagai hal yang tidak dapat dilakukan MT4.
    • MT5 sudah memiliki kalender forex terintegrasi
    • Terhubung langsung dengan bursa sinyal trading MQL5
    • Serta bisa juga digunakan untuk trading saham dan komoditas.
    • Selain itu, bahasa pemrograman untuk indikator dan robot pada MT5 mempergunakan MQL5 yang berbeda dengan MT4.

Kenapa Tiap Broker menyediakan Metatrader dengan brandingnya masing-masing, seperti MT4 FBS, MT4 XM, MT4 Exness, dsb. Tidak ada perbedaan Fitur, hanya branding atau penamaan dengan sudah dilengkapi database server broker mereka masing-masing didalamnya.

Setelah sudah mendownload dan menginstall Software Metatrader. maka akan otomastis diarahkan untuk  login. dan bersamaan juga diarahkan dengan terbukanya situs MQL5 (bisa dilanjutkan nanti, lewati dulu) pengertian terkait salah satu Fungsi MQL5 bisa Baca : Cara Mengintegrasikan Notifikasi MetaTrader di PC atau Laptop dengan HP

Silahkan lanjut login dengan data login akun demo yang sudah diberikan oleh Broker, selain bisa melihat pada Dashboard, biasanya data login diberikan melalui Email juga. apabila Form Login tidak muncul, klik File > Login to Trade Account.
Setelah itu Masukkan ID Akun dan Password kemudian pilih Server sesuai Data Akun Demo Terkait seperti Contoh pada Gambar dibawah ini :
Jika Data Login Benar, maka Status Koneksi dibagian Kanan Bawah Software Metatrader akan berjalan dan mengeluarkan suara sebagai Notifikasi Login Berhasil. sedangkan jika Data Login salah maka akan muncul Tulisan Invalid Account.

Berikut Contoh Tampilan Metatrader 4 yang masih belum dimodifikasi sesuai kebutuhan atau Gaya Trading :
Masih dengan menampilkan 4 Chart (bisa lebih) secara bersamaan, jika bingung dengan tampilan seperti ini, klik saja icon maximize (ikon kotak sebelah ikon silang) untuk Fokus dengan satu Chart Pair tertentu. Contoh 4 Tampilan secara bersamaan diatas tidak harus menampilkan Chart Pair yang berbeda-beda, bisa juga hanya menampilkan 1 Pair saja misal EURUSD, namun dengan Timeframe yang berbeda-beda. misal M5, M30, H1 dan H4. kembali ke kebutuhan Monitoring masing-masing.

Nah Biasanya apa saja yang dirubah Trader pada tampilan dan penggunaan Fitur didalamnya ?

Kembali ke sesuai gaya trading, tapi saya bahas yang umum saja ya, pertama mulai dari Market Watch, yaitu Informasi Real Time Pergerakan Market secara tertulis beserta tambahan Informasi lainnya seperti High, Low, Spread, dsb. yang berada di bagian kiri atas, untuk memindahkan posisi sesuai selera tinggal geser ke posisi yang diinginkan. misal di bagian bawah atau kanan.
Untuk mengatur Pair apa saja yang ingin ditampilkan, klik kanan pada bagian Market Watch dan klik Symbol. Double klik untuk menampilkan dan menyembunyikan. kemudian klik OK. setelah itu bisa Geser ke atas-bawah untuk mengurutkan Pair sesuai Keinginan. Contoh :
Untuk menampilkan & menyembunyikan Market Watch dengan cepat bisa dengan menekan Ctrl + M

ASK merupakan harga yang akan diberlakukan ketika melakukan order (Running Price + Spread), jika ingin menampilkan Spread, Last High, dan Last Low, klik kanan pada Market Watch  dan klik yang ingin ditampilkan.

Untuk menampilkan Chart Pergerakan Harga pair tertentu, hanya perlu menarik pair pada Market Watch ke bagian Chart.
Tampilan Chart bisa disesuaikan dengan keinginan dan kenyamanan dalam melakukan Trading, klik kanan dan pilih Properties untuk mengatur tampilan Chart. Pengaturan Tampilan bisa disimpan dengan nama Default agar selanjutnya semua pair terbuka otomatis dengan tampilan yang disukai. klik kanan kemudian pilih Template > Save Template. Tampilan chart ini juga bisa di Export dan Import.

Cara Praktis untuk melihat Chart masing-masing Pair dengan cepat juga bisa dengan mengaktifkan semua chart pair pada tab, dengan cara klik kanan pada pair kemudian klik Chart Window, maka pair akan tertata pada tab-tab dibawah tampilan chart, tinggal klik tab pair tersebut untuk melihat chart, tidak perlu lagi menggeser dari Market Watch. Contoh seperti Gambar dibawah ini :
Nah kemudian untuk Jenis Tampilan Chart ini ada 3, yaitu :
  • Line Chart
  • Bar Chart
  • dan Candlestick

Line Chart :
Line Chart merupakan Grafik Pergerakan berbentuk garis, yang hanya memuat data penutupan harga, sangat sederhana dan paling mudah dibaca. namun kurang sesuai untuk melakukan analisa teknikal, karena informasinya yang sangat sedikit (hanya penutupan harga). Analisa teknikal membutuhkan informasi harga pembukaan (open), penutupan (close), tertinggi (high) dan terendah (low) yang hanya bisa dilihat pada tampilan jenis Bar Chart & Candlestick.

Bar Chart:
Bar Chart ini merupakan Graphis pergerakan yang menggunakan bar atau garis, memiliki tonjolan kecil di sisi kiri untuk mewakili harga pembukaan (open), dan tonjolan kecil di sisi kanan untuk menunjukkan harga penutupan (close).

Jadi Bar Chart ini menyajikan informasi lebih lengkap dibandingkan dengan Line Chart, dengan menyajikan informasi lebih lengkap : harga pembukaan (open), penutupan (close), tertinggi (high) dan terendah (low). sedangkan Line Chart hanya menampilkan harga penutupan

Warna harga pembukaan (open) dan penutupan (close) pada gambar diatas adalah kondisi default, biasanya Trader akan membedakan warna bar up dan bar down (pada pengaturan properties chart) seperti contoh gambar dibawah ini :
CandleStick :

Merupakan Graphis Chart yang paling banyak digunakan oleh kalangan Trader karena informasinya yang sangat jelas. Grafik candlestick ini dikembangkan di tahun 1800an, yang pada awalnya digunakan oleh pedagang beras di Jepang (Munehisa Honma) dalam memprediksi harga beras.

Dengan Candlestick, analisa pergerakan harga akan lebih mudah dilakukan karena caranya memberikan informasi yang jelas. bahkan mampu memberikan sinyal perubahan arah dengan lebih cepat dibandingkan 2 jenis graphis chart lainnya (Line Chart & Bar Chart). dengan mudah memberikan sinyal melalui pola atau pattern.

Contoh beberapa Pattern atau Pola Candle :
Selain keunggulan Candlestick, tidak menutup juga tetap memiliki kelemahan, Thomas Bulkowski, dalam bukunya yang berjudul Encyclopedia of Candlestick Charts membahas 105 jenis pola atau pattern Candlestick. menyatakan bahwa ada 7 Candlestick yang memiliki keberhasilan antara 50% hingga 67%, dan sisanya memiliki tingkat keberhasilan di bawah 50%. terlalu banyak, jika dalam trading harus menghafal 105 jenis pattern ini, tentu malah menjadi rumit dan tidak efektif.

Setelah memilih Jenis Chart yang paling nyaman untuk dilihat, jika terganggu dengan Warna, klik kanan pada Chart dan klik Properties.
Nah setelah mengotak-atik tampilan Chart sesuai keinginan, sudah siap Praktek melakukan Eksekusi Order ya.

Lanjut : Part 2